Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Korban Ayam Masak Habang di Aluh-Aluh Jadi 100 Orang

- Apahabar.com Kamis, 13 Februari 2020 - 23:47 WIB

Korban Ayam Masak Habang di Aluh-Aluh Jadi 100 Orang

Korban keracunan makanan di Desa Terapu RT 03, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar terus bertambah. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Korban keracunan makanan di Desa Terapu RT 03, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar terus bertambah.

Dari update terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, jumlah korban telah mencapai 100 orang.

Pemerintah setempat telah merespons kasus ini. Belasan ambulans dari Rumah Sakit Ratu Zalecha, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, maupun PMI sudah dikerahkan menuju lokasi kejadian.

Dinkes Banjar juga mengirim tenaga medis beserta obat-obatan dan peralatan medis ke Puskesmas Aluh-aluh.

“Alhamdulillah keadaannya aman saja karena yang keracunan tidak parah. Sampai saat ini belum ada yang dirujuk ke rumah sakit,” ujar Kepala Dinkes Banjar dr Diauddin bersama tim medis dari Martapura yang langsung menuju lokasi usai mendapat kabar keracunan massal tersebut.

Dari laporan Dinkes, 54 orang korban terpaksa menggunakan infus. Sementara, yang lainnya dianggap masih aman.

Para korban keracunan harus berbagi tempat, baik di dalam, maupun di luar ruang rawat Puskesmas Aluh-Aluh.

“Secara keseluruhan memang lebih 90 orang. Namun saya belum tahu apakah masih ada lagi warga yang keracunan yang belum ke puskesmas, mengingat untuk mencapai puskesmas harus menggunakan kelotok,” paparnya.

Puluhan anggota gabungan dari polisi, Tagana, Dinkes, Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Aluh-aluh serta relawan telah menyebar ke penjuru desa untuk mencari tahun korban lain.

Sekadar diingat, awal mula keracunan massal ini bermula dari acara keagamaan warga setempat. Sementara, jamuan makanannya olahan ayam masak habang.

Reporter: Hendra Lianoor
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Disdik Banjar Minta Semua SMP Siap Pembelajaran Tatap Muka di Awal 2021
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Implementasi Tanda Tangan Elektronik di Pemkab Banjar Dinilai Sudah Efektif
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Jabat Dewas, Hilman Komitmen Tingkatkan Pelayanan PDAM Intan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

BPK Periksa Efektivitas Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Rencana PSBB di Kabupaten Banjar, Berikut 7 Titik Pengamanan Perbatasan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Dalam Waktu Dekat Raperda Perubahan APBD 2020 Disahkan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Guest House Sultan Sulaiman Martapura Jadi Rumah Karantina Pasien Covid-19
apahabar.com

Kabupaten Banjar

TMMD Selesai, Bupati Banjar Apresiasi Satgas Buka Jalan di Bi`ih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com