ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Jumat, 14 Februari 2020 - 13:02 WIB

KPH Tabalong Evakuasi Seekor Bayi Beruang yang Ditinggalkan Sang Induk

Redaksi - apahabar.com

Foto- Bayi Beruang Madu yang diduga ditinggalkan induknya di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. Foto-Istimewa.

Foto- Bayi Beruang Madu yang diduga ditinggalkan induknya di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. Foto-Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Tim Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong berhasil mengevakuasi seekor beruang madu yang diduga ditinggalkan induknya, bertempat di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.

“Awalnya tim menerima informasi tentang kepemilikan satwa jenis beruang madu (Helarctos malayanus) yang berkelamin jantan. Bayi beruang itu berusia kurang lebih 10 hari,” ucap Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Jumat (14/2) siang.

Baca juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polresta Banjarmasin Gelar Patroli Cipkon

Menurutnya, masyarakat tidak sengaja menemukan satwa tersebut di sebuah kebun daerah Kalimantan Timur.

Kemudian, langsung dibawa untuk dipelihara karena masyarakat merasa iba dengan bayi beruang tersebut.

“Bahkan, mata dari bayi beruang madu tersebut belum bisa melek,” tambanya.

Adapun beruang madu merupakan jenis satwa langka dan dilindungi berdasarkan P.106 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

Baca juga :  Cegah Karhutla, Polsek Jejangkit Cek Titik Api di Perbatasan Kabupaten

“Untuk itu kepada masyarakat agar mendukung upaya pelestarian satwa langka atau dilindungi. Dan, apabila mengetahui adanya informasi tentang kepemilikan satwa yang dilindungi agar segera lapor ke Kantor KPH Tabalong untuk segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Baca Juga: Alasan Banjir di HSU Lebih Parah daripada Tabalong

Baca Juga: Bantu Korban Banjir Tabalong, XL Axiata Pastikan Layanan Aman

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kunker Batal, Rp 7 M Tanggulangi Corona di Kalsel

Kalsel

Habar Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin
Positif Covid-19 di Tanbu Jadi 2 Orang

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Jadi 2 Orang  
apahabar.com

Kalsel

Heboh, Sesosok Mayat Ditemukan di Pasar Antasari

Kalsel

VIDEO: Lima Atlet Kalsel Berjuang di Kejurnas Boling Palembang
apahabar.com

Kalsel

Masa Sanggah di Kalsel Usai, Simak Info Lanjutan Tes CPNS 2019
apahabar.com

Kalsel

Setelah Kampung Hijau, Pangambangan Dibidik Jadi Destinasi Wisata Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bhakti Sosial, Kodim Barabai Bagi Ratusan Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com