BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Kronologi Bapak-Anak Meninggal Kesetrum Saat Banjir di Martapura

- Apahabar.com Senin, 10 Februari 2020 - 13:19 WIB

Kronologi Bapak-Anak Meninggal Kesetrum Saat Banjir di Martapura

Anang Syahrani, keluarga dekat korban sempat melihat badan korban terlilit kabel listrik. foto-apahabar.com/Hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir di Martapura, Kabupaten Banjar memakan korban jiwa. Dua warga tewas kersetrum, Senin (10/2) siang.

Keduanya merupakan ayah dan anak, warga Murung Kenanga, Martapura Kota. Kedua korban bernama H Rasyidi (68) dan Ainussyifa (43).

Wilayah Murung Kenanga tersebut memang sudah direndam banjir sejak beberapa hari lalu.

Anang Syahrani, tetangga yang juga keluarga dekat korban yang pertama menemukan korban.

Korban, kata dia, diduga kesetrum saat memperbaiki kipas angin di rumah. Sementara air banjir masuk dalam rumahnya.

Anang sempat mengira ada ular yang masuk ke dalam rumah korban, saat korban histeris berteriak meminta tolong.

“Saya kira ada ular. Kan biasanya kalau banjir seperti ini ada aja ular yang masuk ke rumah. Setelah saya datangi, ternyata korban sudah tergeletak bersama anaknya,” tutur Syahrani kepada apahabar.com.

Anang bilang badan korban terlilit kabel listrik. “Kira-kira ketika anaknya menolong terkena (setrum) juga,” ucapnya.

Syahrani pun meminta pertolongan kepada warga yang lain. “Saat ditolong, warga juga sempat kesetrum, lalu saya matikan KWH listrik, baru bisa ditolong,” jelasnya.

Saat itu, H Rasyidi sudah tak bernyawa lagi. Sementara sang anak yaitu Ainussyifa dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Namun sayang nyawanya tak sempat tertolong.

M Naim, warga setempat yang ikut menolong korban menceritakan tubuh korban sudah membiru lantaran tersetrum.

“Saat dibawa ke rumah sakit, korban (Ainussyifa) juga sudah pingsan,” tuturnya.

Kini, kedua korban kesetrum sudah disemayamkan di rumah anak korban yang masih di RT yang sama.

Warga banyak berdatangan untuk melayat. Pihak pemerintah desa juga memberi beberapa bantuan. Sementara pihak kepolian tak lama juga datang untuk menyelidiki kejadian.

Baca Juga: Banjir Martapura Makan Korban, Bapak-Anak Tewas Tersetrum

Baca Juga: Banjir di Banua Lawas, Ratusan Rumah Terendam

Reporter: Ahc22
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rakerda ORARI Kalsel, Frekuensi Radio Amatir Jadi Atensi
apahabar.com

Batola

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Bakti Berbagi Tanbu Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Belum Difungsikan, DPRD Tala Cek Bangunan Rumah Sakit Haji Boejasin
apahabar.com

Kalsel

Pemukiman Warga Kotabaru Terendam Banjir, BPBD Pastikan Bukan Akibat Jebolnya Waduk Tirawan
apahabar.conm

Kalsel

Angka Kriminalitas Turun, Polda Kalsel Sukses Gelar Operasi Kemanusiaan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Alumni SMPN 1 Martapura Berikrar Menangkan Paslon 01 Pilkada Banjar
apahabar.com

Kalsel

Terpantau Cerah, Langit Kalsel Menyimpan Potensi Hujan Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com