Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel Fakta Baru Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Jalan Hauling Tapin

Kronologi Bapak-Anak Meninggal Kesetrum Saat Banjir di Martapura

- Apahabar.com Senin, 10 Februari 2020 - 13:19 WIB

Kronologi Bapak-Anak Meninggal Kesetrum Saat Banjir di Martapura

Anang Syahrani, keluarga dekat korban sempat melihat badan korban terlilit kabel listrik. foto-apahabar.com/Hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir di Martapura, Kabupaten Banjar memakan korban jiwa. Dua warga tewas kersetrum, Senin (10/2) siang.

Keduanya merupakan ayah dan anak, warga Murung Kenanga, Martapura Kota. Kedua korban bernama H Rasyidi (68) dan Ainussyifa (43).

Wilayah Murung Kenanga tersebut memang sudah direndam banjir sejak beberapa hari lalu.

Anang Syahrani, tetangga yang juga keluarga dekat korban yang pertama menemukan korban.

Korban, kata dia, diduga kesetrum saat memperbaiki kipas angin di rumah. Sementara air banjir masuk dalam rumahnya.

Anang sempat mengira ada ular yang masuk ke dalam rumah korban, saat korban histeris berteriak meminta tolong.

“Saya kira ada ular. Kan biasanya kalau banjir seperti ini ada aja ular yang masuk ke rumah. Setelah saya datangi, ternyata korban sudah tergeletak bersama anaknya,” tutur Syahrani kepada apahabar.com.

Anang bilang badan korban terlilit kabel listrik. “Kira-kira ketika anaknya menolong terkena (setrum) juga,” ucapnya.

Syahrani pun meminta pertolongan kepada warga yang lain. “Saat ditolong, warga juga sempat kesetrum, lalu saya matikan KWH listrik, baru bisa ditolong,” jelasnya.

Saat itu, H Rasyidi sudah tak bernyawa lagi. Sementara sang anak yaitu Ainussyifa dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Namun sayang nyawanya tak sempat tertolong.

M Naim, warga setempat yang ikut menolong korban menceritakan tubuh korban sudah membiru lantaran tersetrum.

“Saat dibawa ke rumah sakit, korban (Ainussyifa) juga sudah pingsan,” tuturnya.

Kini, kedua korban kesetrum sudah disemayamkan di rumah anak korban yang masih di RT yang sama.

Warga banyak berdatangan untuk melayat. Pihak pemerintah desa juga memberi beberapa bantuan. Sementara pihak kepolian tak lama juga datang untuk menyelidiki kejadian.

Baca Juga: Banjir Martapura Makan Korban, Bapak-Anak Tewas Tersetrum

Baca Juga: Banjir di Banua Lawas, Ratusan Rumah Terendam

Reporter: Ahc22
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jalin Silaturahmi, Petinggi TNI-Polri Kotabaru Kunjungi Guru Mufran Pantai
apahabar.com

Kalsel

Kemeriahan Lomba Baulah Lempeng Banjar, Berikut 7 Foto Kemeriahannya
apahabar.com

Kalsel

Jelang Malam, Banjir Dadakan Terjang Desa Lingsir Paringin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Jerit Korban Kebakaran Jalan Sulawesi: “Kami Bingung Numpang di Mana”
apahabar.com

Kalsel

RSUD, Bendungan, dan Wacana Bupati Tapin: Sektor Perkotaan Baru
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Petani di Tanbu Dilatih Budidaya Padi Organik
apahabar.com

Kalsel

Rindu Terpendam Anggota Satlantas Saat Momen Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Anggaran Bantuan Sosial Bencana Kota Banjarmasin Bertambah di 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com