BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin

- Apahabar.com Minggu, 9 Februari 2020 - 19:50 WIB

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin

Tim gabungan menyisir ke hilir Sungai Tapin untuk mencari dua pegawai rumah makan yang tenggelam, sore tadi, Minggu (9/2).Foto-BPBD Tapin

apahabar.com, RANTAU – Diduga karena tak bisa berenang, pemuda bernama Fikry Ramadhani tenggelam di Sungai Tapin, Minggu (9/2).

Tak cuma pemuda 19 tahun itu, seorang rekannya bernama Muhammad Khamdan Alfian (23) juga ikut terseret derasnya arus sungai.

Kronologis terhimpun, sekitar pukul 16.00, korban Fikry pergi ke sebuah lanting bambu.

Lanting itu berada tepat di belakang rumah makan Bravian, tempat di mana ia bekerja. Saat itu Fikry tak sendiri. Ia pergi bersama M Khamdan Alfian (23).

“Keduanya baru pertama kali mandi di sungai itu. Biasanya mandi di rumah,” jelas Bambang, rekan kerja korban kepada petugas rescue.

Selesai mandi, mereka berdua naik ke tepi sungai. Tiba-tiba, masih kata Bambang, Fikry kembali menceburkan diri lagi ke sungai. “Nah korban lalu terjatuh,” jelas Bambang.

“Si Fikry ini tak bisa berenang,” sambung Bambang.

Bambang yang saat itu ada di lokasi kejadian mencoba menarik Fikry. Gagal. Datang Khamdan coba membantu Bambang. Nahas, ia malah ikut tercebur.

Bambang berusaha berteriak meminta tolong namun tidak ada yang menggubris.

Sambil menyisiri tebing sungai, Bambang bertemu rekan BPK Mandala Tapin di Jembatan Desa Mandarahan. Rekanan inilah yang langsung sigap mengoordinasikan pencariaan.

Sampai berita ini selesai diketik, tim BPBD, polisi, dibantu relawan sekitar masih melakukan penyisiran sampai ke hilir Sungai Tapin.

“Kedua korban masih dalam pencarian,” jelas Kepala BPBD Tapin Said Abdul Nasir kepada apahabar.com, Minggu malam.

Sementara, polisi tengah menyelidi penyebab korban jatuh dari lanting bambu tersebut.

“Sementara, dugaannya korban tergelincir,” jelas Kapolsek Tapin Utara Ipda Subroto Rindang Ari Setyawan kepada apahabar.com, Minggu malam.

Dari keterangan sejumlah saksi, kata Subroto, kedua korban sempat terlihat mandi di sungai menggunakan jeriken ukuran lima liter.

“Dikarenakan arus sungai cukup deras Fikri hilang keseimbangan dan terseret arus sungai,” jelas Subroto.

Baca Juga: Laporan Orang Tenggelam, Relawan dan Aparat Terjun ke Irigasi Sungai Sipai

Baca Juga: Sungai Tanggul Makan Tumbal, ABG Warga Bati-Bati Tewas Tenggelam

Reporter: Muhammad Fauzi Fadillah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan Jalan Anang Adenansi Banjarmasin Berlaku Satu Arah, Catat Waktunya!
apahabar.com

Kalsel

New Normal di Banjarbaru, Fokus Aparat Jaga Tempat Keramaian
apahabar.com

Kalsel

Karena Tambang, Kalsel Kagok Hadapi Banjir!
apahabar.com

Kalsel

Akun Ilegal Paslon di Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Kepolisian
apahabar.com

Kalsel

54 Titik Rawan di Kalsel, Pemudik Wajib Tahu
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Kawasan Siring Bakal Diberlakukan Buka Tutup
apahabar.com

Kalsel

Swab Test Masif di Batola, Bidik Orang Terdekat Pasien Positif
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Tanggap Darurat Covid-19, Sekolah Diliburkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com