Breaking News! Tabrakan Horor di Kotabaru, Motor vs Mobil Honda BRV Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin

- Apahabar.com     Minggu, 9 Februari 2020 - 19:50 WITA

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin

Tim gabungan menyisir ke hilir Sungai Tapin untuk mencari dua pegawai rumah makan yang tenggelam, sore tadi, Minggu (9/2).Foto-BPBD Tapin

apahabar.com, RANTAU – Diduga karena tak bisa berenang, pemuda bernama Fikry Ramadhani tenggelam di Sungai Tapin, Minggu (9/2).

Tak cuma pemuda 19 tahun itu, seorang rekannya bernama Muhammad Khamdan Alfian (23) juga ikut terseret derasnya arus sungai.

Kronologis terhimpun, sekitar pukul 16.00, korban Fikry pergi ke sebuah lanting bambu.

Lanting itu berada tepat di belakang rumah makan Bravian, tempat di mana ia bekerja. Saat itu Fikry tak sendiri. Ia pergi bersama M Khamdan Alfian (23).

“Keduanya baru pertama kali mandi di sungai itu. Biasanya mandi di rumah,” jelas Bambang, rekan kerja korban kepada petugas rescue.

Selesai mandi, mereka berdua naik ke tepi sungai. Tiba-tiba, masih kata Bambang, Fikry kembali menceburkan diri lagi ke sungai. “Nah korban lalu terjatuh,” jelas Bambang.

“Si Fikry ini tak bisa berenang,” sambung Bambang.

Bambang yang saat itu ada di lokasi kejadian mencoba menarik Fikry. Gagal. Datang Khamdan coba membantu Bambang. Nahas, ia malah ikut tercebur.

Bambang berusaha berteriak meminta tolong namun tidak ada yang menggubris.

Sambil menyisiri tebing sungai, Bambang bertemu rekan BPK Mandala Tapin di Jembatan Desa Mandarahan. Rekanan inilah yang langsung sigap mengoordinasikan pencariaan.

Sampai berita ini selesai diketik, tim BPBD, polisi, dibantu relawan sekitar masih melakukan penyisiran sampai ke hilir Sungai Tapin.

“Kedua korban masih dalam pencarian,” jelas Kepala BPBD Tapin Said Abdul Nasir kepada apahabar.com, Minggu malam.

Sementara, polisi tengah menyelidi penyebab korban jatuh dari lanting bambu tersebut.

“Sementara, dugaannya korban tergelincir,” jelas Kapolsek Tapin Utara Ipda Subroto Rindang Ari Setyawan kepada apahabar.com, Minggu malam.

Dari keterangan sejumlah saksi, kata Subroto, kedua korban sempat terlihat mandi di sungai menggunakan jeriken ukuran lima liter.

“Dikarenakan arus sungai cukup deras Fikri hilang keseimbangan dan terseret arus sungai,” jelas Subroto.

Baca Juga: Laporan Orang Tenggelam, Relawan dan Aparat Terjun ke Irigasi Sungai Sipai

Baca Juga: Sungai Tanggul Makan Tumbal, ABG Warga Bati-Bati Tewas Tenggelam

Reporter: Muhammad Fauzi Fadillah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resapan Anggaran APBD 2019 Jauh Dari Target, Hermansyah: Kepala SKPD Jangan Diberi Cuti!
apahabar.com

Kalsel

500 Paket Sembako Murah di Tanjung Pagar Diserbu Pembeli
apahabar.com

Kalsel

Sudah 3 Warga HST Reaktif Covid-19, Simak Kronologisnya
apahabar.com

Kalsel

Penetapan Hasil Pileg 2019, KPU Batola Tunggu BRPK

Kalsel

Jaringan Empat Wilayah Hulu Sungai Dibongkar, BNNP Kalsel Sita Hampir Satu Kilo Sabu
apahabar.com

Kalsel

Gasak Laptop dan Tikam Korbannya, Rampok di Banjarmasin Diringkus Polisi
apahabar.com

Kalsel

Facebooknya Diretas, Simak Reaksi Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Jangan Sampai Drop, Kesehatan Anggota Terus Dicek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com