ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Jumat, 14 Februari 2020 - 16:16 WIB

Legal Drafting, Buku Panduan Legislatif Godok Perda

Redaksi - apahabar.com

Ir H Karli Hanafi Kalianda SH MH bersama buku karyanya, Legal Drafting. Foto-Rizal Khalqi

Ir H Karli Hanafi Kalianda SH MH bersama buku karyanya, Legal Drafting. Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Berbekal disiplin pendidikan yang memadai dan pengalaman beberapa periode menjadi wakil rakyat, dr H Karlie Hanafi Kalianda SH MH, menerbitkan buku dengan judul ‘Legal Drafting’.

Buku tersebut berisikan materi tentang dasar hukum menggodok peraturan daerah (perda). Tentunya ini erat hubungannya dengan kegiatan dan tugas para wakil rakyat.

“Anggota dewan macam-macam latar belakang pendidikannya. Tapi tidak semua menguasai ilmu hukum,” tuturnya. Atas dasar itu lah, anggota DPRD Kalsel ini menelurkan buku tersebut.

Dikemukakan Karlie kembali, walau dengan beragam disiplin ilmu, itu bukan hambatan wakil rakyat untuk melaksanakan tugas. Sisi lain, para wakil rakyat dituntut menguasai banyak hal, khususnya aspirasi yang disampaikan masyarakat yang diwakilinya.

Baca juga :  Ketuki Rumah Warga, Bhabinkamtibmas Mantewe Bicara Hati ke Hati

Nah, melalui buku bersampul kuning itu Karli mengulas hal-hal dasar tentang pembentukan perda. Ini tentunya bisa menjadi literasi para anggota dewan untuk menuntaskan perjalanan menelurkan produk payung hukum.

Ia mengaku proses penulisan hingga penerbitan buku memakan waktu kurang lebih 6 bulan. Terbilang lamanya proses tersebut, mengingat adanya sejumlah kendala yang dihadapi, seperti pengumpulan materi dan juga proses editing.

Menurutnya, buka tersebut hanya mengulas hal dasar soal pembuatan perda. “Kalau kita teori perundang-undangan, buku ini akan lebih tebal lagi,” jelas Karli.

Makanya itu sementara legislator daerah pemilihan Kabupaten Barito Kuala mengaku hanya mencetak 500 eksemplar. Buku ini akan dibagikan ke wakil rakyat dan dan Sekretariat DPRD Kalsel.

Baca juga :  Biadab! 2 Remaja Cabul di Kotabaru Gagahi Anak di Bawah Umur

Tak hanya itu, ia juga akan membagikan buku ini untuk perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi, terutama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sultan Adam yang juga menjadi kampus tempatnya mengajar.

Lewat buku ini, Karlie berharap dapat memberikan pemahaman baru terkait proses pembentukan perda. Tujuannya, para legislator yang datang dari berbagai terapan ilmu juga dapat memiliki pemahaman yang sama.

Baca Juga: Haul Sudah Dekat, Aparat Gabungan dan Relawan Bersihkan Drainase

Baca Juga: Paman Yani Ingatkan Pemkab Kotabaru Segera Serahkan Aset ke Provinsi

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komandan Gugus Tempur Laut Acungi Jempol Program Binpotmar di Lanal Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Api Mengamuk di Alalak Selatan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Nama Pendamping Paman Birin, PDIP: Rosehan NB Berpeluang
apahabar.com

Kalsel

Di Usia 17 Tahun, AMPG Kalsel Makin Matang
apahabar.com

Kalsel

SK ‘Siluman’ BKPPD Kotabaru: Bupati Ancam Copot Jabatan Zaenal Arifin
apahabar.com

Kalsel

Berkaca Kasus Lihan, Dewan Secepatnya Panggil OJK
apahabar.com

Kalsel

Percepatan Pembangunan di 12 Desa, Bupati Ansharudin Ingatkan Tertib Administrasi
apahabar.com

Kalsel

Ubah Penampilan Pasar Beras, Pemko Anggarkan Rp13 Milyar Pembebasan Lahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com