ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home DPRD Kalsel

Senin, 10 Februari 2020 - 10:48 WIB

Lewat Revolusi Hijau, Bang Dhin: Dewan Dukung Keinginan Presiden Jokowi

Redaksi - apahabar.com

 Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin. Foto-Istimewa

 Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh keinginan Presiden Joko Widodo terkait pembangunan kawasan hutan yang harus mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Sebagai wujud tindak lanjut, Dewan telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 7 tahun 2018 tentang Gerakan Revolusi Hijau,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin kepada apahabar.com, Senin (10/2) pagi.

Pembangunan, kata dia, harus memperhatikan kawasan hutan adat, meningkatkan hasil hutan, dan menjaga kelestarian kawasan.

Sejauh ini, upaya itu dinilai membuahkan hasil positif. Bahkan, Kalsel dianggap mampu memajukan konservasi dan rehabilitasi hutan serta lahan kritis dengan cepat.

Walhasil, Kalsel kata dia mendapat apresiasi Presiden Jokowi sebagai provinsi dengan penghijauan terbaik di Indonesia.

Kalsel dinilai berhasil dalam membangun sektor kehutanan dengan konsep kota berdimensi hutan (Forest City) melalui program Revolusi Hijau.

“Apresiasi seperti ini dapat dijadikan momentum untuk lebih menambah semangat Kalsel dalam melaksanakan penghijauan,” bebernya.

Kemudian, tambah Bang Dhin – sapaan akrab Muhammad Syaripuddin, Dinas Kehutanan Kalsel juga layak mendapat apresiasi atas tindakan nyata tersebut.

Terbukti, dengan mengadakan beberapa kegiatan seperti sosialiasasi, pembagian bibit pohon, dan melakukan pengawasan demi tercapainya kota berdimensi hutan (Forest City).

“Hal penting lain yang dapat dicatat dengan masifnya sosialisasi dengan melibatkan masyarakat adat di dalamnya. Pemerintah dan masyarakat harus satu persepsi mengenai definisi hutan sebagai sumber kehidupan. Sehingga hutan dikuras dan dieksploitasi terus dengan tetap memperhatikan kelestarian,” jelasnya.

Keterlibatan masyarakat dengan kolaborasi dengan pemerintah, sambung dia, menjadikan sebuah sinergi yang sangat dibutuhkan dalam mencapai tujuan bersama.

“Kolaborasi seperti ini juga sangat dibutuhkan dalam rangka percepatan untuk bergerak cepat dan siap mengimplementasikan Kalsel sebagai Gerbang Ibu Kota Negara,” pungkasnya.

Baca Juga: Gembong Narkoba Rp 6 M Dibekuk, Ketua DPRD Kalsel Acungkan Dua Jempol

Baca Juga: Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Lahan Pertanian Kalsel Terus Menyusut, DPRD Siapkan Siasat
apahabar.com

DPRD Kalsel

Aset Pemprov Kalsel Jadi Temuan, Duh Ternyata Bakeuda Tak Paham
Apahabar.com

DPRD Kalsel

Tiga Raperda Diusulkan, Fraksi PKS Ingin Desa Wisata Diberdayakan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Kunjugi FKG ULM, Bang Dhin Temukan Ruang Perkuliahan Sempit
apahabar.com

DPRD Kalsel

Gedung Baru DPRD Kalsel Difungsikan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pulang dari Kementerian PU, Kalsel Dapat Suntikan Dana
apahabar.com

DPRD Kalsel

Alasan Pemprov Kalsel Didesak Bereskan Perkara Aset
apahabar.com

DPRD Kalsel

Rapat Via Online, DPRD Kalsel Laporkan Temuan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com