Banjir Kalsel: 112.709 Warga Mengungsi, 5 Orang Meninggal Adaro Bersama Mitra Kerja Bantu Korban Banjir di Tabalong dan HST Tambah 14.224, Kasus Baru Covid-19 Indonesia Pecah Rekor Lagi! Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir

Marinir TNI AL Kirim Satgas Kemanusiaan ke Natuna, Ada Apa?

- Apahabar.com Sabtu, 1 Februari 2020 - 11:25 WIB

Marinir TNI AL Kirim Satgas Kemanusiaan ke Natuna, Ada Apa?

Ilustrasi Marinir AL. Foto-istimewa.

apahabar.com, JAKARTA – Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengirimkan Satgas Kemanusiaan ke Natuna. Ada apa?

Belum lama tadi, di Natuna sempat heboh karena adanya kapal ikan dari China masuk perairan laut Indonesia. Namun rupanya kehadiran Marinir TNI AL di sana bukan menyangkut soal itu, tapi masih erat dengan kaitannya dengan negeri Tirai Bambu tersebut.

Ya, seiring dengan adanya wabah virus Corona di Wuhan China, pemerintah RI berencana melakukan evakuasi warga negara Indonesia untuk pulang ke tanah air.

Nah, tugas Marinir di sana dalam rangka menerima Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, yang akan transit di Natuna, Kepulauan Riau.

Satgas kemanusiaan itu dilepas langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir Pasmar 1, Jakarta, Jumat (31/1).

Satgas tersebut berasal dari Kesehatan, Komlek (Komunikasi dan Elektronika), Polisi Militer, dan Bekpal (Perbekalan dan Perlengkapan) Korps Marinir.

Satgas itu dipimpin oleh dokter yang berdinas di Marinir yaitu Lettu Laut dr Trisno Hendarsyah dan Lettu Laut dr Nicolas.

Satgas ini akan diperbantukan untuk menangani WNI yang dipulangkan dari negara yang sedang terkena wabah Virus Corona (Wuhan China) yang untuk sementara akan ditransitkan di daerah Natuna.

Baca Juga: Diincar China, Ini Dia ‘Harta Karun’ Indonesia di Laut Natuna

“Kalian sudah mendapatkan pelatihan dan ada peralatan yang kita miliki guna menangani saudara-saudara kita yang dievakuasi dari Wuhan, China ke Natuna,” kata Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono dikutip apahabar.com dari Antara, Sabtu (1/1).

Dia mengatakan, para prajurit-prajurit Marinir bukan hanya jadi ahli dalam peperangan, namun harus mampu menjalankan tugas kemanusiaan.

“Laksanakan tugas ini dengan penuh kebanggaan, karena ini tugas negara kepercayaan kepada kalian,” kata Suhartono.

Dankormar meminta agar Satgas Kemanusiaan melakukan semua prosedur pengamanan terhadap bahaya penyakit menular.

“Kita juga sudah punya 50 set alat pelindung diri yang akan kalian pergunakan dan ini juga sudah punya kemampuan CBRN,” tambah Jenderal bintang dua ini.

Dalam kesempatan itu, Dankormar mengingatkan agar para anggota tetap melaksanakan tugas dengan hati-hati dan waspada.

“Jangan lengah, karena musuh yang akan kita hadapi virus-virus kecil yang tidak bisa kita lihat secara kasat mata, jangan lupa tetap berdoa dalam setiap apapun yang akan kita laksanakan, landasi semua pekerjaan dengan penuh keikhlasan,” katanya.

Hadir pada acara pelepasan Satgas Kemanusiaan tersebut Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah pejabat utama Kormar dan para pejabat Pasmar 1 serta para Dankolak Korps Marinir Wilayah Jakarta.(ant)

Baca Juga: Beli Kapal Denmark, Bakamla Bakal Lebih Garang di Natuna

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

7 Orang Kena OTT KPK Terkait Korupsi Distribusi Pupuk, Ada Direksi BUMN yang Dijerat
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Virus Corona Sebagai Bencana
apahabar.com

Nasional

Lihat Dampak Positif, Rooswandi Salem Dukung Kaltim Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

1.048 Peserta Mendaftar Ikut Pawai Tolak Plastik
apahabar.com

Nasional

PT Adaro Salurkan Bantuan Rp 20 Miliar untuk Lawan Corona
apahabar.com

Nasional

Bagaimana Haul Guru Sekumpul Jadi Wisata Rohani Terbesar se-Asean
apahabar.com

Nasional

Berharap Ibu Kota Baru Tak Senasib Jakarta

Nasional

Viral Kakek 71 Tahun Nikahi Gadis Berusia 17-an
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com