apahabar.com
Ilustrasi Seorang siswa di Kotabaru lolos dari serangan buaya liar di Sungai Cantung, Kelumpang Hulu Kotabaru. Foto-Shutterstock.com

apahabar.com, KOTABARU – Beruntung nian nasib Muhammad Taufik, seorang bocah di Kotabaru ini.

Sedang asyik mandi di sungai, kaki kanan Taufik tiba-tiba digigit oleh seekor hewan buas dari dalam sungai.

Saat kejadian, Taufik tengah berenang bersama seorang rekannya di Sungai Cantung, Desa Karang Payau, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru, Kamis (13/2) sore.

Meski terluka, namun siswa sekolah dasar ini berhasil lolos dari serangan hewan yang belakangan diketahui warga adalah seekor buaya liar.

Padahal, dari cerita warga setempat, kaki kiri sang bocah sudah tergigit oleh buaya liar itu.

“Taufik ini sedang asyik berenang. Tiba-tiba ada yang menggigit di bagian pahanya, yang belakangan diketahui adalah buaya,” ujar Arbani, Kepala Desa Karang Payau Arbani, saat dihubungi apahabar.com Jumat sore.

Untuk lolos dari serangan hewan berdarah dingin itu, Taufik melawan dengan kaki kanannya. Sampai reptil ini melepaskan gigitannya yang sudah tertancap di pahanya.

Setelah melepas gigitan buaya itu, Taufik langsung berenang ke tepi sungai dan mengabarkan ke orang tua.

“Saya tidak bisa bayangkan kalau anak itu tidak melawan pasti tenggelam diseret buaya,” tutur Arbani.

“Luar biasa memang. Anak ini melawan buaya itu sambil berenang,” sambung Arbani.

Arbani tak menampik jika serangan buaya acap kali meneror warga kampung. Medio 2017 silam, sempat ada korban jiwa di Sungai Cantung.

“Ya. Memang sering buaya di sungai itu menerkam warga, sampai luka-luka. Tapi, yang parah 2017 itu. Semoga ini kejadian yang terakhir kali,” harap Arbani.

Saat ini, Taufik tengah menjalani pengobatan di kediamannya sendiri akibat mata luka di sekujur kaki kirinya.

Malam Valentine, Puluhan Remaja di Banjarmasin ‘Ngamar’ Bareng

Baca Juga: ‘Ngamuk’ Dievakuasi, Buaya Raksasa Libas Dua Petugas WRU BKSD Hingga Terpental

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Buaya Raksasa oleh Warga Desa Arga Mulya

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah