Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng




Home Tokoh

Senin, 17 Februari 2020 - 07:15 WIB

Mengenal Ibnu Sina, Dokter Muslim Penemu TBC

rzky p - Apahabar.com

Ilustrasi Ibnu Sina. Foto-Istimewa via muslim.okezone.com

Ilustrasi Ibnu Sina. Foto-Istimewa via muslim.okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – Avicenna yang sering dipanggil Ibnu Sina merupakan dokter, pakar kesehatan yang sudah tak asing lagi. Bahkan, karya-karyanya jadi rujukan dokter di dunia.

Ibnu Sina yang lahir pada tahun 980 dikenal sebagai peletak dasar-dasar ilmu kedokteran. Salah satu bukunya yang terkenal adalah The Canon of Medicine. Buku ini jadi panduan di bidang kedokteran selama ratusan tahun.

Ibnu Sina juga dikenal sebagai bapak ilmu kedokteran. Di masanya, ia dikenal sebagai pelopor ilmu kedokteran eksperimental. Hal ini berkat sederet penemuan penting di dunia kedokteran, salah satunya tentang tuberculosis (TBC).

Seperti dilansir dari website Jatman yang dikutip apahabar.com dari muslim.okezone.com, Ibnu Sina merupakan dokter pertama yang mendiagnosa penyakit meningitis, bagian mata, dan katup jantung, serta menemukan saraf yang terhubung dengan nyeri otot.

Baca juga :  Kisah Khalifah Umar bin Khattab Rela Lapar demi Rakyatnya

Mahakaryanya yang hingga saat ini masih menjadi rujukan dan bahan penelitian bagi pegiat di dunia kedokteran yaitu Kitab al-Shifa (Buku Penyembuhan) dan The Canon of Medicine.

Dua buku ini menjadi warisan penting bagi dunia kedokteran di Timur maupun Barat. Bahkan buku The Canon of Medicine yang dalam bahasa Arabnya Al-Qanun fi Tibb dianggap sebagai buku kedokteran eksperimental paling penting dalam sejarah. Bahkan buku itu menjadi kitab suci dunia pengobatan Islam dan Eropa hingga abad ke-17.

Buku tersebut dipakai oleh para dosen kedokteran di Barat untuk memperkenalkan prinsip-prinsip dasar sains. Di antara isinya tentang teori dan praktik kedokteran seperti ilmu anatomi, ginekologi, dan pediatri.

Ibnu Sina juga orang yang pertama kali melakukan uji klinis dan mengenalkan farmakologi klinis. Ia juga sudah menulis mengenai penyakit yang sekarang populer semacam kanker, tumor, diabetes dan efek placebo sampai mengenai bedah tumor.

Baca juga :  Juli, Disdik Banjarmasin Mulai Revitalisasi Puluhan Sekolah

Meski temuan ini pada awalnya sempat ditolak oleh dunia kedokteran Barat, tapi pada akhirnya sebagian bisa diterima, terutama setelah ditemukannya mikroskop.

Di bidang psikologi, jauh sebelum Sigmund Freud, Ibnu Sina sudah menemukan dasar-dasar psikologi modern. Ia mempelopori psikofisiologi, psikosomatik, dan neuropsikiatri, dan temuannya tersebut dituliskan dalam jurnal.

Sejumlah penyakit yang dibahas dalam jurnal di antaranya tentang halusinasi, insomnia, mania, demensia, dan vertigo. Ibnu Sina merupakan ilmuwan, cendekiawan hebat yang perlu dikenal anak-anak era milenial sekarang.(Okm)

Baca Juga: Tips Si Dokter Cantik Ria Hadapi Cuaca Tak Menentu Selama Berpuasa

Baca Juga: Ternyata, Islam Temukan Kacamata Ratusan Tahun Sebelum Barat

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

Religi

VIDEO: Mengenang Abah Guru Sekumpul (1), Kejadian Ganjil Saat Dilahirkan
apahabar.com

Tokoh

Begini Ceritanya Guru Khaliq Menjadi Qari di Sekumpul
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Zainal Ilmi Al Banjari (1), Lahir di Desa “Gudang Ulama”
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Guru Nuzhan (1) dan ‘Kekeramatan’ Beliau yang Tak Biasa
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Muhammad Syarwani Abdan (6), ‘Geram’ dengan Prilaku Ustaz-Ustaz Muda
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (1), Kejadian Ganjil Saat Dilahirkan
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (3), Waktu Kecil Diasuh “Wali Majezub”

Religi

VIDEO: Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat