Baru Bebas, Napi di Banjarmasin Tusuk Kekasih Eks Istri Ada Ancaman Baru, Banjarmasin Coret 2 Kluster Penyebar Covid-19 Pasien Covid-19 Kabur, RSDI Banjarbaru Gembok Pintu Lagi, Kluster Gowa Tambah Pasien Covid-19 Kotabaru Waspada, Warga Banjarmasin Diancam Kluster Baru Covid-19




Home Religi Tokoh

Rabu, 19 Februari 2020 - 13:24 WIB

Mengenang Abah Guru Sekumpul (19), Teladan Bagi Orang yang Kaya

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani)

Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani)

apahabar.com, BANJARMASIN – Perjalanan hidup Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani) banyak yang bisa dijadikan teladan. Satu di antaranya adalah bagaimana menjadi orang kaya tanpa mengabaikan kemanfaatan di akhirat.

Abah Guru diketahui adalah seorang yang kaya raya. Rumahnya paling besar di komplek Ar Raudhah Sekumpul. Mobilnya pun diketahui termasuk mobil mewah yang langka di zamannya. Namun demikian, kemewahan tak mendinding beliau untuk berbuat baik pada sesama.

Menurut Buku Figur Karismatik Abah Guru Sekumpul karya KH M Anshary El Kariem, Abah guru Sekumpul menjalankan zuhud sebagaimana yang difinisakan Imam Al Ghazali, yakni “Mengalihkan cinta dari sesuatu kepada sesuatu yang lebih baik.” Dengan artian, zuhud tidak berarti meninggakan dunia sama sekali. Bisa memiliki kekayaan, namun tidak terpaut hatinya dengan keberadaannya.

Baca juga :  Jelang Tiga Bulan Haul, Makam Abah Guru Sekumpul Ramai Peziarah

Abah Guru diketahui memiliki sifat pemurah, dengan mendermakan hartanya untuk kepentingan orang banyak.

“Selain untuk kepentingan infrastruktur peribadatan seperti mushalla, masjid, dan sekolah, Abah guru juga memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, janda-janda miskin, keluarga guru-guru beliau, biaya pengobatan orang miskin,” tulis KH Anshary.

Baca juga :  Haul Abah Guru Sekumpul Tiga Bulan lagi, Bantuan Sudah Berdatangan

Dana sumbangan Abah Guru Sekumpul dalam satu bulan pernah diungkapkan Tuan Guru Syaifuddin Zuhri.

“Satu milyar tiap minggunya, untuk 1500 orang. Minggu depan, (orang miskin) di kampung yang lain lagi,” ujar Guru Banjar Indah –Guru Syaifuddin dikenal- seperti dikutip dari buku Abah Guru Dalam Kenangan.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (18), Kisah Sedih saat Menimba Ilmu

Baca Juga: Jelang Haul ke 15 Guru Sekumpul, Petugas dan Relawan Terus Berjibaku Bersihkan Drainase

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

BMT Khairul Amin ‘Ketuk Rumah Warga’, Tuan Guru Naupal: Kami Bagi-bagi Sembako
apahabar.com

Religi

Sekumpul Selalu Dipadati peziarah, Oleh-oleh Ini Selalu Digemari
apahabar.com

Habar

Nakhodai IPNU Kalsel, Muhammad HS Utamakan Kaderisasi
apahabar.com

Religi

Anak Jalanan Banjarmasin Inginkan Pondok Pesantren, Ini Alasannya
apahabar.com

Habar

Teks Khotbah Id dari MUI: Menguatkan Silaturahim Idulfitri
apahabar.com

Religi

Jaga Ukhuwah Islamiyah, Warga Flamboyan Gelar Bukber
apahabar.com

Religi

Hari Jum’at, Inilah Kebiasaan Rasulullah
apahabar.com

Religi

Jemaah Mulai Padati Musholla Arraudah Menjelang Kedatangan Ustaz Somad