Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Mengenang Abah Guru Sekumpul (19), Teladan Bagi Orang yang Kaya

- Apahabar.com Rabu, 19 Februari 2020 - 13:24 WIB

Mengenang Abah Guru Sekumpul (19), Teladan Bagi Orang yang Kaya

Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani)

apahabar.com, BANJARMASIN – Perjalanan hidup Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani) banyak yang bisa dijadikan teladan. Satu di antaranya adalah bagaimana menjadi orang kaya tanpa mengabaikan kemanfaatan di akhirat.

Abah Guru diketahui adalah seorang yang kaya raya. Rumahnya paling besar di komplek Ar Raudhah Sekumpul. Mobilnya pun diketahui termasuk mobil mewah yang langka di zamannya. Namun demikian, kemewahan tak mendinding beliau untuk berbuat baik pada sesama.

Menurut Buku Figur Karismatik Abah Guru Sekumpul karya KH M Anshary El Kariem, Abah guru Sekumpul menjalankan zuhud sebagaimana yang difinisakan Imam Al Ghazali, yakni “Mengalihkan cinta dari sesuatu kepada sesuatu yang lebih baik.” Dengan artian, zuhud tidak berarti meninggakan dunia sama sekali. Bisa memiliki kekayaan, namun tidak terpaut hatinya dengan keberadaannya.

Abah Guru diketahui memiliki sifat pemurah, dengan mendermakan hartanya untuk kepentingan orang banyak.

“Selain untuk kepentingan infrastruktur peribadatan seperti mushalla, masjid, dan sekolah, Abah guru juga memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, janda-janda miskin, keluarga guru-guru beliau, biaya pengobatan orang miskin,” tulis KH Anshary.

Dana sumbangan Abah Guru Sekumpul dalam satu bulan pernah diungkapkan Tuan Guru Syaifuddin Zuhri.

“Satu milyar tiap minggunya, untuk 1500 orang. Minggu depan, (orang miskin) di kampung yang lain lagi,” ujar Guru Banjar Indah –Guru Syaifuddin dikenal- seperti dikutip dari buku Abah Guru Dalam Kenangan.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (18), Kisah Sedih saat Menimba Ilmu

Baca Juga: Jelang Haul ke 15 Guru Sekumpul, Petugas dan Relawan Terus Berjibaku Bersihkan Drainase

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Ganti Kusen Pintu, Kode Nabi Ibrahim AS untuk Nabi Ismail AS
apahabar.com

Habar

Update Haul Sekumpul ke 15: Desa Pesayangan Selatan Dapat Sumbangan 4 Ekor Sapi dan Tambah 2 Dapur Umum
apahabar.com

Religi

Upaya Mengembalikan Eksistensi Islam, MUI Kalsel Gelar Diskusi
apahabar.com

Habar

Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan
apahabar.com

Ceramah

Gus Baha Ungkap Keistimewaan Ayat Kursi
Rest Area Jemaah Haul ke 15 Guru Sekumpul di Tanbu, Isi Bensin R2 Gratis

Habar

Rest Area Jemaah Haul ke 15 Guru Sekumpul di Tanbu, Isi Bensin R2 Gratis
apahabar.com

Hikmah

Komunikasi Anak-Ayah dalam Alquran dan Pembuktian Psikologi
apahabar.com

Religi

Cara Keluarga Rasulullah Kelola Keuangan dan Pangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com