Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Menkominfo Siapkan Informasi Lawan Kabar Hoaks Virus Corona

- Apahabar.com Selasa, 4 Februari 2020 - 05:30 WIB

Menkominfo Siapkan Informasi Lawan Kabar Hoaks Virus Corona

Ilustrasi kabar hoaks. Foto: VOA

apahabar.com, JAKARTA – Beragam kabar hoaks merebak terkait virus corona. Makanya Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate menyiapkan pemberian informasi massal terkait virus corona melalui pesan singkat untuk melawan hoaks.
Tapi, yang terpenting saat ini ialah peran seluruh elemen masyarakat untuk memerangi hoaks tersebut.

“Lagi disiapkan untuk melalui blast (pesan singkat). Tapi, sama-sama ya, ini bukan Kominfo saja, tapi seluruhnya. Kepentingan kita semuanya, setiap kita yang mendapat itu tolong di-blast, ini hoaks, ini disinformasi, ini salah,” jelas Johnny.

Menurutnya, jika pelurusan informasi itu hanya dilakukan Kominfo, maka akan sulit untuk menjangkau semua elemen masyarakat. Karena itu, peran masing-masing individu untuk meluruskan kabar yang tak benar dibutuhkan untuk mengatasi hal tersebut.

“Kita bersama-sama. Masalah coronavirus bukan masalah Indonesia saja, ini masalah dunia. Semua negara memperhatikannya,” katanya.

Ia juga mengatakan, sejauh ini terdapat 54 kabar bohong dan disinformasi terkait kasus virus korona yang tersebar di media sosial. Pihaknya tak menutup kemungkinan akan memproses hukum penyebar hoaks terkait hal tersebut.

“Penyebaran yang paling besar melalu Whatsapp, diteruskan, diteruskan, itu seperti deret ukur dan bisa menjangkau banyak sekali masyarakat,” jelas Johnny.

Menurut Johnny, 54 kabar tak benar tersebut bisa memengaruhi jutaan orang. Hal tersebut akan merugikan semua pihak. Untuk mengantisipasinya, Kemenkominfo melakukan langkah-langkah persuasif terlebih dahulu. Jika terus berulang, maka tak tertutup kemungkinan akan diproses melalui aparat penegak hukum.

“Tadi sudah saya sampaikan, dipersuasi, disampaikan, jangan, stop. Ini nambah terus soalnya. Dikasih stempel hoaks atau disinformasi. Stop. Kita sebarkan ke media (konten hoaksnya). Kalau berulang-ulang terus, maka nanti aparat melalui penegakkan hukum, kita akan proses,” katanya. (rep)

Baca Juga: Ini Sosok Pengganti Gus Sholah Pimpin Ponpes Tebuireng

Baca Juga: Ribuan Santri Tebuireng Berebut Pegang Keranda Jenazah Gus Sholah

Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penangkapan Dandhy, Jerat UU ITE Hantui Aktivis Indonesia

Nasional

Tanggapi Kelompok yang Paksakan Khilafah di Indonesia, Wapres: Sadarkan, Mereka Salah Paham
apahabar.com

Nasional

Selepas Kerja Bakti, Belasan Warga Ponorogo Keracunan Makanan
apahabar.com

Nasional

Banjir Dua Meter, Warga Desa Aceh Selatan Terpaksa Dievakuasi
apahabar.com

Nasional

Komjen Pol Gatot Eddy Pramono Resmi Jabat Wakapolri
apahabar.com

Nasional

Seorang Hakim di Balikpapan Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kalteng Minta Jokowi Segera Putuskan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Covid-19 Indonesia Tambah 4.105 Kasus Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com