Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Nahas, Seekor Bekantan di Banjarmasin Tewas Tersengat Listrik

- Apahabar.com Senin, 24 Februari 2020 - 16:34 WIB

Nahas, Seekor Bekantan di Banjarmasin Tewas Tersengat Listrik

Rekanan Emergency 31 mengevakuasi seekor bekantan (nasalis larvatus) jantan yang diperkirakan berusia 3-4 tahun yang tewas akibat tersengat listrik. Foto-apahabar.com/Amrullah

apahabar.com, BANJARMASIN – Seekor bekantan (nasalis larvatus) jantan yang diperkirakan berusia 3-4 tahun tewas akibat tersengat dan tergantung di kabel listrik di Jalan Sungai Andai, depan Komplek PWI, Banjarmasin, Senin (24/02) sekitar pukul 06.00 Wita.

Bekantan nahas itu pertama kali ditemukan oleh Kakek Aba warga sekitar Jalan Sungai Andai. Dia menemukan Bekantan itu sudah dalam kondisi sudah lemas dan masih tergantung di kabel listrik.

Menurut Aba, dirinya sempat hendak berusaha menolong hewan langka itu, namun karena takut ikut kesetrum, ia pun membatalkan niatnya.

“Saya kemudian mencari pertolongan dan kebetulan ada warga yang membantu menurunkan bekantan itu menggunakan bilah kayu, sehingga bekantannya jatuh kemudian saya sambut,” kata Aba kepada apahabar.com.

Kemudian, lanjutnya, bekantan tersebut langsung dibawa ke rumah, karena bingung hendak dibawa ke mana. “Kebetulan di komplek saya ada rekanan BPK Emergency 31, selanjutnya bekantan itu saya serahkan kepada mereka,” ujarnya.

Oleh rekanan Emergency 31 kemudian bekantan yang masih terlihat bernapas itu langsung dievakuasi menuju Taman Satwa di Jalan Jahri Saleh untuk mendapat pertolongan.

Berdasarkan informasi petugas penjaga taman, dokter hewan sedang tidak berada di tempat.

“Dokternya lagi tidak berada di tempat sedang dinas di Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) di Banua Anyar,” kata petugas jaga Taman Satwa kepada rekanan Emergency 31.

Selanjutnya, hewan yang juga maskot Kalimantan Selatan itu dibawa ke PDHI Banua Anyar untuk mendapatkan penanganan medis, namun setelah beberapa saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan bekantan itu sudah dinyatakan tewas.

“Selesai dinyatakan tewas kemudian bekantan itu kami kubur di samping pos kami,” kata salah satu rekanan Emergency 31.

Baca Juga: Pasca Karhutla, Banyak Bekantan Kehilangan Tempat Tinggal

Baca Juga: Hindari Bekantan, Pengendara Motor Terkapar di Jalan Desa Sungai Riam Pelaihari

Reporter: Amrullah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dokter di Kotabaru Wafat, IDI Ungkap Hasil Swab Test
apahabar.com

Kalsel

Perkenalkan Program Panas Membara, Kapolsek Amuntai Kota Kunjungi Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Hasil Seleksi CPNS Banjarbaru Dapat Dilihat Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

PD Pasar Bauntung Batuah Terima Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Jadi Langganan Karhutla, Warga Manarap Bersyukur Turun Hujan
apahabar.com

Kalsel

Ditetapkan Tersangka, Pengaku Nabi Terakhir di HST Belum Ditahan
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kalsel Support Penambahan Modal Jamkrida
apahabar.com

Kalsel

Biadab, Ayah di Kotabaru Gauli Anak Sendiri hingga Hamil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com