apahabar.com
Petugas SKW II BKSDA Kalteng di Pangkalan Bun saat mengevakuasi buaya rakasasa ke atas mobil. Foto-Istimewa

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Evakuasi buaya raksasa di Desa Arga Mulya cukup menguras tenaga. Bahkan, saat menaikkan buaya dengan berat 500 kg dan panjang 4,7 meter itu membuat dua petugas Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW II BKSDA Pangkalan Bun terpental.

Proses evakuasi dilakukan Kamis (13/2) sore, setelah warga menemukan dan berhasil meningkat mulut dan badan buaya berjenis Kapit itu. Buaya lantas dinaikkan ke mobil. Nah saat menaikkan itu, rupanya buaya tersebut sempat ‘ngamuk’ hingga membuat dua petugas terpental. Salah satunya mengalami luka-luka di bagian dahi.

“Akibat amukan buaya saat akan dievakuasi keatas mobil, dua petugas terpental dan satu petugas mengalami luka-luka di bagian dahinya,” kata Kepala SKW II BKSDA Kalteng, Dendi Sutiadi di Pangkalan Bun saat dikonfirmasi apahabar.com, Jumat (14/2).

Menurut Dendi, temuan buaya sempat menghebohkan warga Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

“Kami setelah mendapat laporan menugaskan 2 petugas ke lokasi, nah saat akan dievakuasi ke atas mobil itu lah tiba-tiba buaya ngamuk dan melabrak dua petugas kami bernama Nasibah dan Jhon hingga terpental. Sementara akibat terpental Nasibah mengalami luka di bagian dahinya,” jelas Dendi.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Buaya Raksasa oleh Warga Desa Arga Mulya

Reporter: Ahc 16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin