apahabar.com
Striker Barito Putera Alexandre Rakic mendapat kawalan ketat dari pemain belakang Persib dalam laga uji coba di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Foto-Instagram

apahabar.com, SOREANG – Seusai menggasak klub level bawah, Barito Putera justru dikalahkan Persib Bandung dalam pertandingan uji coba di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Selasa (11/2) malam.

Sebelum menghadapi Persib, Barito lebih dulu mengalahkan Bersaudara Group dengan skor 8-0, serta PSB Bogor 6-0.

Lantas untuk meladeni Persib, pelatih Djajang Nurjaman menurunkan mayoritas pemain anyar seperti Kurniawan Karman, OK John, Reva Adi, Amrizal Umanailo, Yasir Islame, Ilham Udin Armayn dan Alexander Rakic.

Sementara barisan pemain lawas ditempati Muhammad Riyandi, Cassio de Jesus dan Bayu Pradana, serta pemain muda Muhammad Rafi.

Persib juga tidak main-main, karena memainkan semua pemain asing dan naturalisasi.

Sebut saja Nick Kuippers, Victor Igbonefo, Fabiano Beltrame, Omid Nazari, Ezteban Vizcarra, Geoffrey Castillion dan Wander Luiz.

Namun demikian, Barito mampu bermain lebih mendominasi di menit-menit awal. Kinerja lini tengah yang digalang Bayu dan Ravi cukup banyak menyuplai bola ke depan, termasuk mendelay permainan.

Barito nyaris unggul di menit 14, ketika Amrizal sukses menguasai umpat terobosan Rakic. Namun sepakan placing Amrizal jauh melebar dari sasaran.

Lantas di menit 22 melalui serangkaian operan, bola melambung ke depan gawang dan disambut Wander Luiz dengan tendangan salto. Usaha itu lantas mentah di tangan Riyandi.

Memasuki lima menit terakhir, Persib mulai mendominasi permainan. Bahkan sepanjang menit 40, tuan rumah mendapatkan setidaknya 3 tembakan ke gawang.

Di sisi lain, barisan depan Barito yang mengandalkan Rakic dan Yasir tak banyak mendapat kesempatan. Ketika mereka turun menjemput bola, lini depan justru kehilangan orang.

Hingga babak pertama berakhir, Laskar Antasari mendominasi ball possesion hingga 58 persen.

Selepas turun minum, Persib memperoleh peluang bagus dalam waktu berdekatan. Untungnya kedua kesempatan itu dapat dinetralisir Riyandi.

Peluang Febri Haryadi yang lolos sendirian ke kotak penalti di menit 48 dan diakhiri sepakan mendatar, berhasil diantisipasi Riyandi.

Hanya semenit berselang, sundulan Wander Luiz yang memanfaatkan crossing Febry dari kanan, juga mampu diredam Riyandi di dekat garis gawang.

Berbalik dalam tekanan tuan rumah, Barito melakukan pergantian pertama. Ilham Udin yang kurang maksimal di babak pertama, digantikan Rizky Rizaldi Pora di menit 51.

Kemudian di menit 59, Djajang mengubah strategi di depan dengan menarik Yasir juga ditarik Djajang untuk digantikan Delvin Rumbino.

Akhirnya di menit 63, Persib membuka keunggulan. Diawali umpan lambung Dedi Kusnandar, disontek Castillion yang sebenarnya dikawal OK John.

Lantas bola berhasil dikuasai Vizcarra di kotak penalti, sebelum diakhiri dengan sepakan mendatar ke kanan gawang.

Kurang lebih semenit berselang, Persib menggandakan keunggulan. Error yang dilakukan Riyandi menjadi penyebab gol tersebut.

Terlambat melepas umpan seusai menerima backpass, Riyandi gagal mengatasi tekanan Wander Luiz dan membuat bola terlepas.

Seperti mengejar durian runtuh, Vizcarra langsung menyeruak dan meneruskan bola liar dengan sepakan mendatar.

Barito bisa memperkecil ketinggalan di menit 78. Bola liar hasil sepakan Rafi yang meluncur ke ujung kanan kotak penalti, dapat dikejar Delvin Rumbino. Lalu Delvin melepas umpan lambung ke sisi berseberangan.

Rakic yang berdiri bebas tanpa kawalan, menyambut bola dengan sepakan first time dan mengarah ke kanan dalam gawang.

Ferdiansyah yang masuk di menit 70, nyaris membawa Barito menyamakan kedudukan di menit 86. Sudah lolos ke kotak penalti, finishing Ferdiansyah sedikit melenceng.

Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tidak berubah. Ini merupakan kekalahan perdana Barito dalam tiga ujicoba pramusim menghadapi Liga 1 2020, setelah mendatangkan 10 pemain anyar.

Bagi Djanur, hasil bukan jadi patokan. Sebelum laga dia menegaskan ingin mengetahui seperti apa Barito saat menghadapi lawan berat, seperti Persib.

“Saya tidak terlalu ambisius memenangkan pertandingan, yang terpenting melihat progres tim kami,” ujar Djadjang Nurjaman kepada awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, sebelum laga, Senin (10/11).

Baca Juga: Jajal Persib, Djanur Ukur Seberapa Siap Barito Putera

Baca Juga: Persib Resmi Kontrak Duet Castillion-Wander Luiz

Baca Juga: Ditekuk Persib, Djanur Anggap Barito Putera Sudah Siap Hadapi Liga 1 2020

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin