Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita




Home Kalsel

Selasa, 25 Februari 2020 - 21:02 WIB

Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat di Martapura Resmi Dibuka

Aam - Apahabar.com

Bupati Banjar KH Khalillurrahman melihat salah satu benda peninggalan bersejarah di pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat di Gedung Serbaguna, Indrasari, Martapura, Selasa (25/2) sore. Foto-apahabar.com/Hendra

Bupati Banjar KH Khalillurrahman melihat salah satu benda peninggalan bersejarah di pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat di Gedung Serbaguna, Indrasari, Martapura, Selasa (25/2) sore. Foto-apahabar.com/Hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Pameran Artefak Rasulullah SAW dan para sahabat yang digelar di Gedung Serbaguna, Indrasari, Martapura, resmi dibuka, Selasa (25/2) sore.

Terdapat 30 artefak atau benda pusaka yang dipamerkan, mulai dari peninggalan Rasulullah SAW hingga para Sahabat.

Pameran digelar dari tanggal 25 Februari hingga 15 Maret. Namun akan ditutup selama dua hari selama kegiatan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul, yakni 29 Februari dan 1 Maret.

Ketua PCNU Kabupaten Banjar Nuryadi menjelaskan, pameran artefak ini merupakan agenda Jelajah Nusantara yang digelar PBNU bekerjasama dengan Galeri Warisan MAR sebagai pemilik artefak. Sementara Pemerintah Kabupaten Banjar sebagai fasilitator.

“Puncak pameran artefak jelajah nusantara ini saat Muktamar PBNU pada Oktober nanti di Lampung,” jelas Nuryadi.

Sementara pemilik Galeri Warisan MAR, Prof Dr Abdul Manan bin Embong menjelaskan, Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat ini sangat tepat digelar di Martapura.

Ia menjelaskan, dari 30 artefak tidak semua dari peninggalan Rasulullah dan Sahabat, namun ada juga benda-benda bersejarah Islam lainnya.

“Martapura merupakan kota yang banyak melahirkan para ulama-ulama. Jadi sangat tepat pameran ini berada di sini untuk lebih mendekatkan masyarakat dan lebih mengenal dengan Rasulullah dan para Sahabat melalui benda-benda milik Raslullah,” tutur Prof Abdul Manan.

Baca juga :  Bolos di ‘Hari Terjepit’, Hermansyah Imbau SKPD Berikan Sanksi Tegas

Sementara Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengatakan dirinya sangat bersyukur Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat ini digelar di Martapura.

“Saya sangat mengapresiasi dilaksanakannya agenda Jelajah Nusantara, ini menjadi sebuah kehormatan dan kebahaiaan bagi kami dan masyarakat Kabupaten Banjar yang dipercaya melaksanakan Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat,” kata Bupati Banjar.

“Saya pun baru pertama kali ini melihat secara langsung benda-benda peninggalan Rasulullah dan Sahabat, bahkan baru pertama kali didatangkan ke Martapura,” ungkap bupati kerap disapa Guru Khalil.

Menurutnya, melihat secara langsung benda-benda peninggalan Rasulullah dan Sahabat, merupakan salah satu bukti cinta.

“Misal anak muda mencintai perempuan, melihat celananya saja dia cinta. Makanya, rugi kalau tidak melihat langsung Artefak Rasulullah ini bagi yang merasa cinta,” turur Guru Khalil.

Guru Khalil menilai, masyarakat tidak perlu mendebat: apakah artefak ini asli atau tidak. Pasalnya sang pemilik artefak sudah mempunyai bukti-bukti keasliannya, yang bersertifikat melalui uji keaslian dari lembaga-lembaga kelas dunia.

Baca juga :  Mudik Lebaran 2019, Trisakti Banjarmasin Jadi Pelabuhan Terpadat Kedua

“Jadi tidak usah berpendapat kalau kalian enggak ada buktinya. Mereka sudah punya sertifikatnya. Jadi kita terima saja. Kalau punya bukti-bukti, silakan debat, tapi kalau tidak, terima saja,” tutur Bupati Banjar.

Bupati berterimakasih kepada pemilik Galeri Warisan MAR dan BPNU yang mempercayakan Kabupaten Banjar digelar Pameran Artefak.

“Saya berharap melalui pameran ini bisa menjadi pengingat, pembelajar, dan inspirasi umat Islam di Kabupaten Banjar, untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah dan Sahabat,” kata Bupati Banjar

Pada pembukaan Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat tadi, selain dihadiri pendiri Galeri Warisan MAR dari Malaysia Prof Dr Abdul Manan Embong, juga hadir unsur pimpinan Forkopimda, Ketua DPRD Banjar, Dandim 1006/Mtp, perwakilan Polres Banjar dan Kejari, Kemenag Banjar, SKPD Lingkup Banjar, dan jajaran Pemkab Banjar lainnya serta para tamu undangan.

apahabar.com

Bupati Banjar bersama Forkopimda dan jajaran berfoto bersama dengan Prof Abdul Manan Embong di depan Kiswah Kakbah, di Gedung Serbaguna, Indrasari, Martapura, Selasa (25/2). Foto-apahabar.com/hendra

Baca Juga: Warga Punya Masalah, Bhabinkamtibmas Basirih Selatan Turun Tangan

Baca Juga: Karena Sawit, Pemuda di Kotabaru Habisi Nyawa Ibunya

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mereka yang Punya Kans Maju di Pilkada Tanah Bumbu  
apahabar.com

Kalsel

Jawaban RSUD Ulin Soal Perampasan HP Wartawan
apahabar.com

Kalsel

Rompi dari Jasa Raharja untuk Operasi Intan
apahabar.com

Kalsel

Diundang Unsur Pimpinan DPRD Banjarmasin, Dishub Mangkir Lagi  
apahabar.com

Kalsel

Kerap Berdebu dan Becek, Warga Keluhkan Proyek Taman Nol Kilometer

Kalsel

Lelang Aset Terpidana Jembatan Mandastana Tunggu KPKNL
apahabar.com

Kalsel

Kodim Barabai Gelar Pengobatan Gratis dan Pemasangan Implan di Meratus
apahabar.com

Kalsel

Karena Tambang, Kalsel Kagok Hadapi Banjir!