MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Pasca-pengrusakan Balai Pertemuan di Minahasa Utara, Polda Kalsel: Serahkan ke Penegak Hukum

- Apahabar.com Minggu, 2 Februari 2020 - 16:27 WIB

Pasca-pengrusakan Balai Pertemuan di Minahasa Utara, Polda Kalsel: Serahkan ke Penegak Hukum

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), bertempat di Aula Kantor MUI Kalsel Mesjid Raya Sabillal Muhtadin Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polda Kalsel langsung mengambil langkah cepat terkait pengrusakan balai pertemuan umat Muslim di Perum Agape Griya Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada Rabu (29/1) malam.

Dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, mereka menggelar pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), bertempat di Aula Kantor MUI Kalsel Mesjid Raya Sabillal Muhtadin Banjarmasin, Minggu (2/2).

Pada kesempatan itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani menegaskan kejadian perusakan itu merupakan tindak pidana dan akan dilakukan penanganan hukum secara profesional.

“Karena bagi Polri, perbuatan-perbuatan kemarin, apapun alasannya, itu merupakan suatu perbuatan tindak pidana. Polri juga telah melakukan tindakan tegas kepada beberapa pelaku pengrusakan. Untuk proses penegakan hukum, percayakan kepada Polri. Kami akan profesional dalam melakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Upaya itu, kata dia, sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan jaminan keamanan bagi warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.

Polda Kalsel, sambung dia, secara berkesinambungan juga akan menggalang para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas di Bumi Lambung Mangkurat, sebutan Kalsel.

Jenderal bintang dua ini pun kemudian mengajak seluruh tokoh agama, dan masyarakat di Kalsel untuk tetap menjaga toleransi antarumat beragama.

“Jangan sampai (toleransi) ternoda oleh perilaku-perilaku yang tidak terpuji. Kami juga mengimbau seluruh Tokoh Agama maupun Masyarakat agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas),” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Kalsel, H Mirhan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan.

Terlebih, pasca-peristiwa pengrusakan balai pertemuan di di Perum Agape Griya Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

“Kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu-isu provokasi yang berkembang. Sampai saat ini situasi kondusif,” sebutnya.

Ia meminta, jika ada persoalan di tengah-tengah masyarakat agar langsung dikomunikasikan, tidak mudah terprovokasi, sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Sekali lagi kami mengimbau seluruh masyarakat, kalau ada perbedaan pendapat mari kita komunikasikan dengan baik sehingga tidak timbul persoalan-persoalan,” pungkasnya.

Baca Juga: Sulitnya Menempatkan TPS di Kuripan

Baca Juga: Potret Warga Miskin di Balangan, Dewan Desak Pemkab Turun ke Lapangan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jemaah Haul Guru Sekumpul Padati Posko Makan Gratis
apahabar.com

Kalsel

Potret di Balik Demonstrasi Damai di DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kawanan Garong Lintas Kabupaten Bertekuk Lutut di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Kemarau, Paman Birin Instruksikan Segera Bersiap
apahabar.com

Kalsel

Hanya Kondisi Darurat, Mobil Bisa Lewati Jembatan Pulau Bromo  
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diguyur Hujan, BMKG Tetap Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
apahabar.com

Kalsel

Dana Bantuan Sebuku Capai Rp112 Juta, Duta Mall: Di luar Ekspektasi
apahabar.com

Kalsel

Perjuangkan Meratus, Puluhan Mahasiswa Ajak Masyarakat Jaga Paru-paru Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com