Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Pelatihan Ruqyah LDNU Kabupaten Banjar dan JRA Diminati Banyak Peserta

- Apahabar.com Selasa, 18 Februari 2020 - 09:18 WIB

Pelatihan Ruqyah LDNU Kabupaten Banjar dan JRA Diminati Banyak Peserta

KH AllamahAlaudinShidiqi, M.pd.I mencontohkan praktik ruqyah di desa Kait-kait Baru, Kabupaten Tala./Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA –Banyaknya masyarakat yang ingin mengenal Ruqyah/TerapyQurani berfaham AswajaAnnahdliyah, membuat LDNU Kabupaten Banjar dan Jam’iyahRuqyahAswaja (JRA) menggelar pelatihan ruqyahdi 4 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Pada Minggu (16/2/2020) kemarin, LDNU Kabupaten Banjar dan JRA menggelar pelatihan ruqyah di desa Kait-Kait Baru, Kabupaten Tanah Laut.

Pelatihan diisi langsung pengurus JRA pusat, yakni KHAllamahAlaudinShidiqi, M.pd.I atau yang akrab disapa Gus Amak. Peserta pelatihan terdiri dari 82 orang dari 4 kabupaten/kota; Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Batola, dan Banjarbaru.

Sebelum pelatihan, Gus Amak mengenalkan JRA kepada hadirin.

apahabar.com

Ustadz Taufiqurrahman (LDNU Kabupaten Banjar) berfoto bersama dengan KH AllamahAlaudinShidiqi, M.pd.I/Foto-Istimewa

“JRA merupakan salah satu gerakan dakwah yang bergerak di sektor thibbunNabawi dan sebagai motor penggerak dakwah Islam yang berhaluan Aswaja,” ujar Gus Amak.

Dengan demikian, sambungnya, diharapkan setiap jemaah NU atau orang muslim mampu menjadi dokter bagi keluarganya melalui wasilah Alqur’an sebagai pertolongan pertama bagi makhluk yang sakit.

Ustadz Taufiqurrahman, perwakilan dari LDNU Kabupaten Banjar menyambut baik kerjasama pihaknya dengan JRA. Dia menyebut, JRA adalah sayap dakwah dari LDNU.

“Oleh karena itu, harus sering koordinasi dengan LDNU demi tercapainya konsolidasi organisasi yang lebih solid,” terang Ustadz Taufiq.

Kegiatan ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya dakwah dengan memberikan solusi yang berada langsung di tengah masyarakat.

“Mengena di masyarakat, terutama masalah kesehatan dan pengobatan. Terang pengajar Pondok Pesantren DarulIlmi, Banjarbaru ini.

Baca Juga: Pondok Sehat Al Wahida, Layani Terapi Stres Lewat Metode Ruqyah

Baca Juga; Mengintip Ruqyah ala FPI di Masjid Al Busyro, Sembuhkan Sakit hingga Tangkal Sihir

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Youtuber Mualaf Jay Kim: Dulu Takut Masjid, Sekarang Favorit
apahhabar.com

Habar

PDAM Intan Banjar Siap Suplai Air untuk Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Radius 4 KM dari Pusat Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul Steril dari APK
apahabar.com

Religi

Dulu Panas Dengar Adzan, Natalia Kini Adem Jadi Mualaf
apahabar.com

Religi

Syekh Ali Jaber Kini Kembali ke Indonesia, Setelah Sempat Dirawat di RS Al Anshar Madinah
apahabar.com

Habar

Suhu Ekstrem di Jeddah, Terpanas Sejak 2010
apahabar.com

Religi

Kisah Mualaf Syaikh Al-Azami, dari Hindu Jadi Pengajar di Masjid Nabawi
Update Penginapan Gratis Haul Guru Sekumpul: 10 Ribu Jemaah Sudah Booking

Habar

Update Penginapan Gratis Haul Guru Sekumpul: 10 Ribu Jemaah Sudah Booking
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com