Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel

Peran BUMN Kembangkan Kawasan Industri Masih Minim

- Apahabar.com Selasa, 4 Februari 2020 - 05:45 WIB

Peran BUMN Kembangkan Kawasan Industri Masih Minim

apahabar.com, JAKARTA – Peran BUMN untuk kawasan industri masih relatof minim. Kenyataan itu diakui Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

“Kalau kita lihat profil BUMN saat ini harus diakui skalanya kecil sekali,” katanya di Komisi VI DPR Jakarta.

Adapun BUMN yang mengelola kawasan industri yakni PT Kawasan Industri Medan (Persero) dengan luas lahan 1000,8 ha, PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) 170,5 ha, PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) 675 ha, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) 250 ha dan PT Kawasan Industri Makassar (Persero) 330 ha. Secara total, luas kawasan industri BUMN 2.426,3 ha.

Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan, tantangan pengembangan kawasan industri ialah harga lahan yang mahal.

“Tantangan terbesarnya untuk memperluas skala kawasan ini, kalau kita buka kawasan baru adalah harga tanah sudah mahal, sudah memang tidak jadi rahasia. Begitu ditetapkan satu kawasan, menjadi PSN, kemudian ada penloknya (penetapan lokasinya), harga tanah langsung jadi naik,” paparnya.

Bukan hanya harga, yang menjadi tantangan ialah pengelolaan lahan. Serta, pengembalian modal yang butuh waktu lama.

“Ini jadi chalange ke depan kalau kita ditugaskan kawasan baru, ditetapkan capex pembelian tanah mahal dan tentunya pengembalian panjang sekali. Karena mulai dari beli tanah, kemudian mengolah lahan jadi dan pasarkan, sampai datang yang masuk itu jangka waktunya panjang,” jelasnya. (dtk)

Baca Juga: Awal Pekan, Rupiah Melemah Sering Penyebaran Virus Corona

Baca Juga: Wabah Corona, IHSG Berpotensi Turun Kembali Pekan Ini

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Paling Banyak Di-download Tahun 2018
apahabar.com

Ekbis

Tembus 5 Ribu Penumpang, APT Pranoto Segera Perluas Terminal
apahabar.com

Ekbis

Semangat Nasionalisme, Pertamina Dedikasikan Rp 839 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Nilai Tukar Rupiah Kembali Merosot
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi Melemah 91 Poin
apahabar.com

Ekbis

8.823 MW Pembangkit Listrik Beroperasi 2020
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Wabah Covid-19, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif
apahabar.com

Ekbis

Setelah Memutuskan Berhijrah, Wanita Ini Berbagi Ilmu Usaha Syariah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com