Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Perbaikan Pasar Wangkang Marabahan Realistis Dilakukan Mulai 2021

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 17:42 WIB

Perbaikan Pasar Wangkang Marabahan Realistis Dilakukan Mulai 2021

Akibat fasilitas kurang memadai, banyak pedagang Pasar Wangkang lebih memilih berjualan di jalan. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Kendati masih berpeluang di pertengahan 2020, perbaikan Pasar Wangkang di Jalan Kamboja Marabahan paling realistis dilakukan mulai 2021.

Kondisi Pasar Wangkang memang tidak lagi ideal. Selain atap yang mulai bocor, sistem drainase juga tersendat-sendat. Keterbatasan tempat juga membuat pedagang lebih banyak berjualan di pinggir jalan.

Untuk melakukan perbaikan, PemkabBatola tak memiliki ketersediaan dana memadai. Solusinya adalah meminta bantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Sarana Distribusi dan Logistik.

Sebelumnya Kemendag pula yang membantu Batolamerevitalisasi Pasar Ikan Wangkang dan pembangunan Pasar Marabahan Timur melalui anggaran Tugas Pembantuan (TP).

Lantas Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor, langsung mengantarkan proposal usulan biaya dan Detail Engineering Design (DED) kepada Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kemendag, Sihard H Pohan di Jakarta, Jumat (14/2).

Dalam proposal itu, Pasar Wangkangdirevitalisasi menjadi tipe D dengan besaran biaya Rp4,5 miliar. Peningkatan pun tinggal dikerjakan, karena lahan sudah memiliki sertifikat.

“Peningkatan Pasar Wangkang sebenarnya sudah siap dilaksanakan dalam tahun anggaran 2020, karena sertifikat lahan dan DED sudah lengkap. Sesuai visi kami, revitalisasi pasar merupakan bagian dari penataan kota,” papar Rahmadi.

Namun harapan Batola harus tertunda, karena pembagian pos anggaran di Kemendag sudah selesai.

Untungnya usulan tersebut tetap diterima Direktorat Sarana Distribusi dan Logistik Kemendag. Batola juga dijanjikan prioritas bantuan dalam tahun anggaran 2021.

Bahkan bisa saja bantuan itu dapat sesuai keinginan Batola, seandainya terjadi penundaan penggunaan anggaran untuk pos lain sebelum penyusunan anggaran perubahan Kemendag.

“Kami berharap pembangunan dapat sesuai rencana. Tapi kalau tidak memungkinkan, berarti harus menunggu sampai 2021,” timpalPurkan, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Batola.

“Pasar Wangkangdirevitaliasi karena sudah tak sesuai dengan kebutuhan. Desain bangunan juga tak cocok dengan karakteristik pedagang yang membuat mereka banyak yang berjualan ke pinggir jalan,” tandasnya.

Baca Juga: Akhirnya, Anggur Karya Maju Marabahan Mulai Berbuah

Baca Juga: Razia Dalam Sel, Petugas Rutan Marabahan Temukan Benda Terlarang

Reporter: Bastian Alkaf

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jalan di Hapingin HST Mendadak Amblas, Kerusakan Capai 60 Meter
apahabar.com

Kalsel

Polisi Dalami Motif Penyerangan di Polsek Daha Selatan HSS
apahabar.com

Kalsel

7 Daerah di Kalsel Zona Merah, Sampel Tes Usap Dikirim ke Andalas
apahabar.com

Kalsel

Rawan Ambruk, Warga Pertanyakan Perbaikan Jembatan di Tebing Tinggi Balangan
apahabar.com

Kalsel

Jenazah Guru Zuhdi Disalatkan, Imam Tak Kuasa Menahan Tangis
apahabar.com

Kalsel

Respon Sebagian SKPD Terkait Keluhan Warga Banjarmasin via LAPOR Dinilai Lambat
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Penghasil Investasi Terbesar di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BNPT dan FKPT Dorong Perempuan Kalsel Jadi Agen Perdamaian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com