MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Peringati Hubungan Diplomatik, Kedubes Australia Luncurkan Situs Web “70 Tahun, 70 Cerita”

- Apahabar.com Rabu, 12 Februari 2020 - 16:39 WIB

Peringati Hubungan Diplomatik, Kedubes Australia Luncurkan Situs Web “70 Tahun, 70 Cerita”

Perdana Menteri Australia Scott Morrison bersama dengan Presiden Joko Widodo saat di Parlemen Australia. Foto-Dok. Kedubes Australia

apahabar.com, JAKARTA – Untuk merayakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik, serta melanjutkan finalisasi IA-CEPA dan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Australia, Kedutaan Besar Australia Jakarta meluncurkan situs web ‘70 Tahun, 70 Cerita’.

Situs web ’70 Tahun, 70 Cerita’ (www.70yearsIndonesiaAustralia.com) merayakan tokoh-tokoh Australia dan Indonesia yang telah berkontribusi dalam pertalian bertahun-tahun ini serta peran dalam banyak kebijakan dan program yang telah membantu membentuk hubungan ini, berdasarkan keterangan tertulis dari Kedubes Australia di Jakarta, Rabu (12/02).

Dari hubungan antara para pedagang Bugis dari Sulawesi dan komunitas Penduduk Asli Australia bagian utara yang bermula 400 tahun lalu, hingga dukungan Australia bagi kemerdekaan Indonesia setelah Perang Dunia ke-2, serta pidato Presiden Jokowi di parlemen nasional Australia awal pekan ini, Australia dan Indonesia telah berbagi ikatan yang unik sebagai tetangga dan sahabat.

“Sebagai tetangga, Indonesia dan Australia memiliki sejarah bersama yang panjang yang tidak diketahui secara luas sebagai mana mestinya,” kata Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Allaster Cox.

Situs web tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, menyajikan informasi tentang sejarah-sejarah maupun acara-acara yang sedang diselenggarakan, dan menjadi sumber informasi perpustakaan multimedia yang kaya akan foto dan video, termasuk di dalamnya film dokumenter Indonesia Calling dan Batavia 1945.

Banyak juga foto dari Arsip Nasional Australia dan Perpustakaan Nasional Australia.

Situs web ini menyajikan cerita dari tokoh-tokoh terkemuka Indonesia: mulai dari Duta Besar Indonesia pertama untuk Australia, Dr Raden Usman Sastroamidjojo, yang mengunjungi Australia di tahun 1947, hingga alumni Australia yang juga Presiden Direktur Blue Bird Group, Noni Purnomo, pemenang penghargaan Alumni of the Year tahun 2019 dari Pemerintah Australia.

Ini merupakan portal yang sempurna bagi masyarakat Australia dan Indonesia yang ingin memiliki pemahaman lebih dalam dan luas mengenai hubungan bilateral kedua negara.

“Saya mengundang semua orang untuk meluangkan waktu dan menjelajah situs ini, untuk mengetahui lebih dalam faktor-faktor yang membawa kita menjadi lebih dekat sebagai tetangga dan juga sebagai sahabat,” ujar Allaster Cox.(Ant)

Baca Juga: Rutan Kabanjahe Rusuh, Polda Sumut: Tidak Ada Napi Kabur

Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Asli Lucinta Luna: Di KTP Dia Wanita…

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi: Istri Hakim PN Medan Diduga Otak Pelaku Pembunuhan
apahabar.com

Nasional

Tahapan Pilkada Surabaya 2020 Dijadwalkan Mulai September 2019
apahabar.com

Nasional

PLN Ajak Masyarakat Beralih ke Kompor Listrik, Katanya Hemat Rp 50.000 per Bulan
apahabar.com

Nasional

9 IAIN Jadi UIN, DPD RI Tuntaskan Aspirasi Para Rektor

Nasional

Video Detik-detik Petugas dan Warga Sembunyi Saat Kontak Tembak Aparat dan KKB di Bandara Intan Jaya, Papua
apahabar.com

Nasional

Kementerian PUPR: Kondisi Jalur Mudik Motor Dipastikan Laik
apahabar.com

Nasional

MK Putuskan Suket jadi Syarat untuk Nyoblos
apahabar.com

Nasional

Suara Misterius di Pantura, AirNav: Suara Pesawat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com