Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Permudah Jamaah Umroh, Kemenkumham Jajaki Layanan Imigrasi di Batola

- Apahabar.com Senin, 24 Februari 2020 - 17:50 WIB

Permudah Jamaah Umroh, Kemenkumham Jajaki Layanan Imigrasi di Batola

Mal Pelayanan Publik di Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Kalau mendapat survei positif, Mal Pelayanan Publik Barito Kuala di Marabahan sudah bisa melayani pembuatan paspor.

Potensi ketersediaan layanan tersebut merupakan salah satu poin nota kesepahaman antara Pemkab Batola dengan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan.

Kesepakatan itu ditandatangani Kakanwil  Kemenkumham Kalsel, Agus Toyib, serta Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Senin (24/2).

Baca Juga: Ratusan Warga Kotabaru Tuntut Pemekaran Kabupaten Kambatang Lima

Dalam poin kelima nota kesepahaman dijelaskan bahwa kedua belah pihak sepakat dalam peningkatan kerjasama keimigrasian.

“Terkait nota kesepahaman, kami berharap Kemenkumham menempatkan unit pelayanan keimigrasian di Mall Pelayanan Publik,” ungkap Noormiliyani.

“Dalam penilaian Ombudsman, Batola mendapat nilai 82 dalam pelayanan publik berkat Mal Pelayanan Publik. Artinya kami bisa mendapat nilai lebih bagus lagi, kalau juga tersedia pelayanan keimigrasian,” tambahnya.

Harapan kepada Kanwil Kemenkumham Kalsel juga disebabkan keinginan masyarakat. Mereka agak berat bolak-balik mengurus paspor, lantaran Kantor Keimigrasian berada di Banjarbaru.

“Beberapa warga Kuripan mengeluh kepada saya, tentang pembuatan paspor untuk berangkat umroh. Intinya mereka mengeluhkan biaya transportasi dari Kuripan ke Banjarbaru,” papar Noormiliyani.

Selain layanan keimigrasian, nota kesepahaman tersebut antara lain menyepakati peningkatan kualitas substansi dan koordinasi pembentukan peraturan daerah.

Kemudian peningkatan pelayanan dan pembinaan warga binaan lembaga pemasyarakatan. Dalam poin ini, Pemkab Batola di antaranya sepakat menempatkan dokter secara berkala di Rutan Kelas IIB Marabahan.

“Menyikapi keinginan warga Batola, terutama jamaah umroh, kami harus melakukan survei dulu melalui Divisi Keimigrasian. Baru kemudian diatur teknis pelaksanaan,” sahut Agus.

“Pelayanan bisa dilakukan seminggu sekali atau seminggu dua kali, tergantung hasil pemetaan. Kalau sudah disosialisasikan, masyarakat tinggal berkumpul di Mal Pelayanan Publik,” tandasnya.

Baca Juga: Tolak Omnibus Law, Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel Diwarnai Adu Mulut

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resolusi 2020, KNPI Ingin Banjarmasin Kembali Kota Layak Pemuda
apahabar.com

Kalsel

Bang Dhin Minta Pemda Alokasikan Dana Penelitian Perguruan Tinggi di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Api Mengamuk di Alalak, 3 Rumah Terpapar
apahabar.com

Kalsel

Ditemukan 19 Orang Reaktif di Pasar Wangkang Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Kirim Puluhan Dai dan Ustaz ke Bangil Jatim

Banjarmasin

Polisi Banjarmasin Tangkap Jambret Berkedok Ojek Online
apahabar.com

Kalsel

Cukup Pakai e-KTP Pelayanan Kesehatan Jadi Gratis, Banjarmasin Mesti Tiru Tangerang
apahabar.com

Kalsel

Giliran Buruh Siap Demo Dewan Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com