Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Polisi: Delapan Tersangka Perusak Musala Griya Agape Warga Luar

- Apahabar.com     Kamis, 6 Februari 2020 - 20:01 WITA

Polisi: Delapan Tersangka Perusak Musala Griya Agape Warga Luar

Tim TASK Hidayatullah membersihkan musala. Foto-Dok BMH

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Jules Abast mengatakan, delapan tersangka perusakan musala di Perumahan Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut) merupakan warga dari luar perumahan Griya Agape. Proses hukum tersangka pun masih berlanjut.

“Delapan tersangka itu bukan warga perumahan melainkan warga luar perumahan. Makanya, saat ini kami mencari tahu. Tindakan hukum masih berjalan. Kami masih lakukan penyidikan,” katanya seperti dilansir apahabar.com dari Republika.co.id, di Jakarta, Kamis (06/02).

Jules melanjutkan sampai saat ini belum ada penambahan tersangka. Polisi masih membutuhkan waktu untuk mengungkap kasus tersebut. Sampai saat ini, kata Jules, kondisi daerah tersebut masih aman dan kondusif.

Ia menambahkan perbaikan musala sudah selesai. Warga Muslim sudah bisa menggunakan musala tersebut untuk ibadah walaupun proses perizinan pembangunan masih berjalan.

“Ya mereka hanya melakukan salat saja. Terkait adzan dari pengeras suara ya tidak ada. Kan salah satu alasan warga merusak musala karena khawatir ada suara adzan dari pengeras suara. Intinya saya minta waktu untuk selesaikan kasus ini,” kata Jules.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan tidak ada penambahan tersangka dan situasi di daerah Minut masih tetap kondusif. “Masih tetap delapan tersangka dan situasi di Minut sampai saat ini kondusif,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, pihak kepolisian menyebut terdapat penambahan tersangka terkait kasus perusakan Mushala al-Hidayah di Perumahan Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), pada Rabu (29/01) lalu. Hingga Selasa, sudah ada delapan orang yang menjadi tersangka.

“Sudah ada perkembangan lagi. Hari ini ada penambahan tiga tersangka dengan inisial CCT (26 tahun), SR (35), dan CMT (44). Sehingga total ada delapan tersangka dan sudah diamankan oleh Polres Minut dan Polda Sulut. Mereka kami kenakan Pasal 170 KUHP,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (04/02).(Rep)

Baca Juga: Tanggapi Perusakan Musala, Gubernur Sulteng Minta Warganya Jangan Terprovokasi

Baca JugaPernyataan Sikap FKUB Tala Terkait Perusakan Musala di Minahasa

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Poso Digoyang Gempa M 5,7 Pagi Tadi
apahabar.com

Nasional

Molor, Luhut Sebut Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Ketiga Desember 2020
Vaksinasi

Nasional

Berani Menolak Vaksin Covid-19? Ingat Denda Jutaan Rupiah
Bolsel

Nasional

Bolsel Digoyang Gempa Magnitudo 5,0
apahabar.com

Nasional

Pesta Gay di Kuningan Jaksel Digerebek, Polisi Tahan 9 Pria
apahabar.com

Nasional

Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Banjir Samarinda

Nasional

32,64 Juta Warga Indonesia Sudah Terima Dosis Lengkap Vaksin Covid-19
apahabar.om

Nasional

Pimpinan Dewan Minta Kemendagri Bentuk Tim Khusus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com