Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Produk Plastik Bakal Kena Cukai

- Apahabar.com Kamis, 20 Februari 2020 - 06:30 WIB

Produk Plastik Bakal Kena Cukai

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Usulan cukai produk plastik sudah disetujui Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Hasil rapat kerja (raker), ada produk plastik yang kena cukai meliputi kantong plastik hingga minuman.

“Jadi kita ketok dulu, Komisi XI DPR menyetujui rencana pemerintah untuk melakukan penambahan jenis barang kena cukai berupa produk plastik,” ujar Ketua Rapat Komisi XI Dito Ganinduto.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan pengenaan cukai plastik ini akan meningkatkan penerimaan negara. Adapun tarif cukai plastik diusulkan sebesar Rp30.000/kg kepada Komisi XI DPR.

“Usulan cukai plastik ini berlaku bagi kantong kresek. Besaran tarif cukai tersebut sesuai dengan kajian komprehemsif yang sudah dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Pengenaan tarif cukai ini tentu akan pengaruhi, kantong plastik dengan besaran Rp30.000/kg, maka tarif cukai per lembarnya Rp200,” katanya.

Berikut kesimpulan raker Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan soal ekstensifikasi barang kena cukai berupa kantong plastik:

  1. Komisi XI DPR RI menyetujui rencana pemerintah untuk melalukan penambahan jenis barang kena cukai berupa produk plastik.
  2. Komisi XI DPR RI meminta pemerintah menyusun road map perluasan barang kena cukai lainnya.
  3. Komisi XI DPR RI meminta Menteri Keuangan untuk memberikan jawaban tertulis maksimal 7 hari atas pertanyaan dan tanggapan pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI pada rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Februari 2020. (okz)

Baca Juga: Ekspor Sawit Indonesia Turun 77 Persen, Apakah Imbas Korona?

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Putra Papua Jadi Bos Freeport Indonesia

Baca Juga: Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Rp13.671/USD

Baca Juga: Harga Gula Naik, Mendag Cek Satgas Pangan

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tinjau Proyek Perluasan Kilang, Direktur Hulu: Aspek Safety Harus Jadi Prioritas
apahabar.com

Ekbis

Dewan Kota: Keberadaan PKL Bisa Diberdayakan
apahabar.com

Ekbis

Pemko Banjarmasin Optimistis 50 Persen Pelaku UMKM Terdigitalisasi 2024 Mendatang
apahabar.com

Ekbis

Belajar di Rumah, Pengguna Google Classroom Meningkat

Ekbis

Mengelola Modal Usaha yang Berasal dari Utang
apahabar.com

Ekbis

Banjarmasin Alami Inflasi 0,12 Persen, Intip Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah menguat, Pasar Masih Berharap Ekonomi Membaik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com