Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Pukul Kucing Hingga Tewas, Sopir Angkot Bakal Dipolisikan

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 13:06 WIB

Pukul Kucing Hingga Tewas, Sopir Angkot Bakal Dipolisikan

Pelaku pemukulan kucing hingga tewas di Jalan Bojong Megah 11, Blok F 37 nomor 9, Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang terekam kamera CCTV. Foto-Antara

apahabar.com, BEKASI – Aktivis pelindung satwa dari Animal Defenders Indonesia melaporkan kasus pemukulan terhadap kucing yang diduga dilakukan oknum sopir angkutan kota (angkot) di Jalan Bojong Megah 11, Blok F 37 Nomor 9, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Kami sudah menyiapkan tim pengacara untuk melaporkan kasus pemukulan kucing di Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu dan hari ini kami akan laporkan ke Polres Bekasi Kota terkait pembunuhan kucing tersebut,” kata Ketua Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru Tona melalui sambungan telepon, Senin (17/02).

Informasi yang dihimpun, kasus pemukulan kucing yang diduga dilakukan oknum sopir angkot terjadi pada 5 Februari 2020, kemudian viral di media sosial setelah akun @lalaqiyy yang mengungkapkan kekesalannya terhadap pelaku sekaligus mengunggah video kekerasan terhadap kucing yang berasal dari rekaman CCTV.

Dalam tayangan video tersebut terlihat seorang pria memakai kaos biru muda dan celana gading yang identitasnya sudah terungkap yakni berinisial RH sedang berjalan dan melihat anak kucing yang sedang tidur di teras rumah warga.

Entah apa penyebabnya, tiba-tiba RH memukul kucing berwarna hitam putih itu dengan gagang sapu pada bagian kepalanya dan langsung meninggalkannya. Kucing malang itu pun sempat meronta-ronta karena kesakitan dan akhirnya tidak bergerak (mati).

Menurut dia, kekejaman terhadap kucing ini tidak bisa dimaafkan dan pelakunya pun harus diberikan sanksi dengan tujuan untuk memberikan efek jera kepada siapapun yang menyakiti binatang.

“Informasinya, RH saat ini melarikan diri setelah membunuh kucing tidak bersalah tersebut. Langkah melaporkan pelaku ini agar tidak ada lagi oknum yang seenaknya menyakiti satwa apalagi sampai membunuhnya,” kata dia.

Sementara itu, aktivitas Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Kabupaten Sukabumi Budiharto mengatakan setiap hewan mempunyai hak hidup dan sejahtera, sehingga keberadaannya harus dijaga apalagi satwa terancam punah yang harus dilindungi keberadaannya.

Pihaknya juga merasa geram dengan para pelaku penyiksa binatang seperti yang dilakukan di Bekasi dan berharap pelakunya bisa tertangkap untuk diberikan hukuman yang setimpal.(Ant)

Baca Juga: Temukan Satwa Langka, Warga Kalteng Bisa Lapor via Sidin Wali

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Setuju Pindah Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Top, Dokter di Makassar Gelar Cukur dengan Protap Covid-19
apahabar.com

Nasional

Dua TNI Terluka di Tangan dan Paha karena Ledakan Granat Asap di Monas
apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Pastikan Kasus Mutilasi Rahmadi Pembunuhan Berencana
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Tidak Korupsi karena Takut Tuhan, Takut Neraka!
apahabar.com

Nasional

Hari Pertama PSBB, Perbatasan Surabaya-Sidoarjo Macet Parah
apahabar.com

Nasional

Review Arahan Presiden, Paman Birin: Dapat Barangnya, Bukan Realisasi Belanjanya
apahabar.com

Nasional

Hore, Besok Kemenaker Salurkan Subsidi Gaji Tahap V
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com