UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Pulihkan Daerah Aliran Sungai, Jokowi Ajak Warga Tanam Pohon

- Apahabar.com Sabtu, 15 Februari 2020 - 19:08 WIB

Pulihkan Daerah Aliran Sungai, Jokowi Ajak Warga Tanam Pohon

Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (15/02). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Keduang Desa Jatisari, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah merehabilitasi lahan melalui penanaman pohon dengan skema agroforestri yang memadukan penanaman tanaman kehutanan seperti vetiver dengan tanaman pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

“Tapi yang paling penting barang ini, vetiver. Kombinasi antara sengon, vetiver, dan lainnya. Ini di tempat-tempat yang curam, di tempat-tempat yang mudah longsor, di tempat-tempat hulu yang fungsi mengikat tanahnya itu penting, ini yang harus ditanam,” kata Jokowi di Desa Jatisari, Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (15/02).

Desa yang dikunjungi oleh Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tersebut merupakan bagian dari DAS Keduang yang cukup berandil besar atas sedimentasi ke Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Sedimentasi tersebut dapat memperpendek usia waduk dari yang diperkirakan sehingga diperlukan upaya pengendalian erosi dan sedimentasi di sekitar wilayah tersebut melalui rehabilitasi hutan dan lahan.

“Di Provinsi Jawa Tengah ini ada waduk yang namanya Waduk Gajah Mungkur. Tetapi setiap tahun 3,2 juta meter kubik sedimen yang masuk ke waduk. Kenapa itu ada? Setiap tahun dikeruk muncul lagi. Karena hulunya enggak pernah diurus. Ini yang mau kita urus,” ujar Jokowi.

Tanaman vetiver yang disebut Presiden bekerja layaknya besi kolom bangunan yang masuk menembus lapisan tanah dan pada saat bersamaan menahan partikel tanah dengan akar serabutnya.

Hal tersebut dapat mencegah erosi oleh angin dan air sehingga penanaman tanaman tersebut tengah digalakkan pemerintah beberapa waktu belakangan di daerah-daerah yang rawan mengalami longsor.

Di sekitar lokasi penanaman vetiver, juga ditanam tanaman-tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti sengon, kelengkeng, durian, alpukat, petai, dan sirsak yang juga diikuti dengan pembangunan teras tangga pada lahan dan dam penahan erosi.

“Tidak hanya Waduk Gajah Mungkur saja, semua waduk yang sedimennya tinggi diselesaikan dengan cara penanaman tanaman ini. Sengon, tanaman buah-buahan, petai, jengkol, durian, sirsak, semuanya. Tapi jangan lupa sekali lagi yang namanya vetiver karena nanti tiga sampai empat tahun akarnya bisa sampai tiga sampai empat meter dan mengikat tanah. Ini yang penting,” tandasnya.

Jokowi mengatakan pola penanaman serupa ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah lain yang masuk ke daerah aliran sungai, utamanya untuk menangani erosi dan sedimentasi ke waduk-waduk yang berada di sekitarnya.

Selain melakukan penanaman pohon bersama, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana juga sekaligus meninjau pembangunan dam penahan erosi di sekitar lokasi penanaman serta melihat kebun bibit desa yang menyediakan aneka jenis bibit tanaman produktif dan vetiver yang dibangun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman.(Ant)

Baca Juga: Sambangi Wonogiri, Jokowi Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kritis

Baca Juga: Jokowi: Berikan Data Sejujurnya dalam Sensus Penduduk 2020

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tunda RUU HIP, Pemerintah Diapresiasi Ormas Islam dan PPP
apahabar.com

Nasional

Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar

Nasional

Hashtag #Anak STM dan #MahasiswaBergerak Trending Twitter, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Sejumlah Daerah Ricuh
apahabar.com

Nasional

Massa Reuni 212 Mulai Meningalkan Istiqlal
apahabar.com

Nasional

Jalan Terjal Pencarian Korban Longsor di Kotabaru
apahabar.com

Nasional

Sudah 1.954 Pasien Covid-19 Sembuh, Paling Banyak di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Beda Penampilan, Jaksa Pinangki Hadiri Sidang dengan Gamis dan Kerudung Merah Muda
apahabar.com

Nasional

Buku “Satu Malam di Baitullah Bersama Jokowi” Diluncurkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com