3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Ratusan Pedagang Dadakan Menjamur di Kawasan Sekumpul

- Apahabar.com Jumat, 28 Februari 2020 - 16:49 WIB

Ratusan Pedagang Dadakan Menjamur di Kawasan Sekumpul

Salah satu pedangan yang menggelar dagangannya di kawasan Sekumpul, Martapura. Momentum Haul ke 15 Guru Sekumpul jadi berkah tersendiri bagi pedagang. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, MARTAPURA – Ribuan jemaah terus memadati peringatan Haul ke 15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Gani, akrab disapa Guru Sekumpul di Martapura, Jumat (28/2).

Momentum ini jadi berkah bagi ratusan pedagang dadakan yang membuka lapak jualanannya di sekitar pusat kegiatan haul.

Pantauan apahabar.com, dagangan yang mereka jual sangat beragam. Mulai dari pakaian, pernak-pernik, makanan dan minuman, hingga plastik yang digunakan untuk alas duduk.

Para pedagang tersebut tersebar tak hanya di sekitar Kubah Sekumpul, namun juga di sepanjang jalur-jalur alternatif yang digunakan untuk arus lalu lintas jemaah.

Kebanyakan dari mereka menggunakan sebagian bahu jalan untuk menggelar dagangannya. Sebagian lagi adalah pedagang asongan yang berkeliling menawarkan jualannya.

Alasan pedagang beragam, mulai dari mencari untung hingga mengharap berkah dari pelaksanaan haul ulama kharismatik Kalimantan ini.

Haji Fatiya salah satunya. Ia menjual fashion muslim seperti pakai syari, mukena dan sajadah.

Sejak rabu lalu, ia memanfaatkan lahan di depan rumahnya untuk memajang berbagai koleksi busana muslimnya.

Saat haul seperti ini, ia mengaku omset yang didapat terus meningkat hingga puluhan juta.

Padahal, Fatiya tidak mengambil untung dengan menaikkan harga. “Kalau kemahalan gak ada yang mau beli, kita ambil berkahnya saja,” jelasnya.

Pedagang dadakan lainnya yaitu Dailami, memiliki kerabat yang tinggal di area Sekumpul menjadi salah satu keberuntungannya.

Walau hanya menjual pakaian harian wanita dan beberapa kaos dengan gambar khas Sekumpul, Dailami juga mampu meraih keuntungan hingga tiga kali lipat dari biasanya.

Namun tak hanya pedagang dadakan saja yang menuai untung. Muhayat, pemilik toko baju sablon di kawasan Sekumpul juga merasakan hal yang sama.

“Ya, meningkat. Biasanya banyak yang beli buat oleh-oleh atau kenangan dari Sekumpul,” papar dia

Baca Juga: Jelang Haul Sekumpul ke 15, Pesawat Tujuan Banjarmasin Dijejali Tamu Haul

Baca Juga: Polresta Palangka Raya Siapkan 3 Rest Area untuk Jemaah Haul Sekumpul

Reporter : Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Nadiem Resmi Terbitkan Kurikulum Darurat Pandemi Covid-19, Simak Isi Kepmennya
apahabar.com

Nasional

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Tutup Debat, Jokowi-Amin: Jangan Menyerah, Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Nasional

H-1 Peresmian APT Pranoto, Tes Flight Berjalan Mulus
YAPPIKA: Ruang Kelas SD Rusak di Indonesia Meningkat

Nasional

YAPPIKA: Ruang Kelas SD Rusak di Indonesia Meningkat
apahabar.com

Nasional

Sosok Mendiang George Toisutta di Mata Gatot dan Prabowo
apahabar.com

Nasional

OIF UMSU: Besok Gerhana Matahari Langka
apahabar.com

Nasional

Pasca Banjir, Warga Sentani Tengah Sulit Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com