Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km

Ratusan Rumah di Gambut Tergenang, Warga Keluhkan Sungai

- Apahabar.com Selasa, 18 Februari 2020 - 20:10 WIB
  • apahabar.com, BANJARMASIN – Tingginya curah hujan di Kalimantan Selatan beberapa hari ini memicu munculnya genangan. Hal itu terasa di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

    Saking tingginya, air menggenang hingga masuk dalam rumah. Itu imbas hujan deras turun Senin (17/2). Dampaknya dirasakan warga Gambut, Selasa (18/2).

    Pantauan apahabar.com, ratusan rumah yang terendam air berada di Jalan A Yani KM 15, tepatnya Gang Kasturi, Gang Mulya, Gang Antasari, dan Gang Papadaan. Begitu juga dengan Jalan Pematang/Jalan Pemajatan, Jalan Irigasi/Malintang Baru dan Desa Kayu Bawang kena imbas hujan deras.

    Salah satu warga Jalan Pemajatan, Mulyadi mengatakan debit air mulai meningkat ketika hujan deras mengguyur Gambut sekitar pukul 20.00 malam tadi. “Hingga kini genangan air masih belum turun,” ucapnya.

    Baca Juga: Ratusan Jiwa Terdampak Banjir di Cempaka Banjarbaru

    Baca Juga: Hujan Lebat, Posko Wartawan di Kotabaru Kebanjiran

    Meskipun air pasang memang kerap datang di musim penghujan di kawasan tersebut. Namun Mulyadi menilai ketinggian air di tahun ini lebih parah dari masa sebelumnya.

    “Tahun ini paling parah, biasanya hanya sampai teras, tapi sekarang sudah masuk sampai rumah,” katanya.

    Menurut Mulyadi, penyebab banjir tahun ini lebih parah lantaran berdirinya warung serta jembatan di atas sungai. Sehingga membuat aliran sungai di sekitar kawasan tersebut semakin mengecil atau sempit dan dangkal. “Karena itu air menjadi lambat turun dan menyebabkan genangan air,” ujarnya.

    Seharusnya, kata dia, pemerintah setempat harus lebih tegas dalam menindak hal tersebut agar sungai bisa dinormalisasi atau diperluas. Tentunya genangan air tidak merambat ke dalam rumah.

    Selain itu, kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di sungai juga disinyalir menjadi penyebab meningkatnya ketinggian air. “Soalnya di sini tempat pembuangan sangat jauh, hanya ada di A Yani KM 17. Jadi masyarakat malas dan memilih membuang ke sungai,” timpalnya

    Hal serupa juga disampaikan Normiati, salah satu warga di Jalan A Yani KM 15, Gang Kasturi, Gambut. Menurutnya penyebab banjir dikarenakan aliran sungai yang semakin mengecil dan banyaknya sampah yang menyumbat.

    “Jadi kalau hujan deras maka akan banjir, tahun ini paling parah sampai masuk rumah,” ungkapnya.

    Mulyadi dan Normiati yang mewakili segelintir warga berharap kepada pemerintah supaya memperhatikan dan lebih tegas kepada pemilik bangunan yang menutup aliran sungai, agar banjir tidak datang lagi apalagi semakin parah setiap tahunnya.

    Baca Juga: Prihatin Bencana Banjir, Bank Kalsel Sumbang Rp 10 Juta di HSU

    Baca Juga: Angin Segar Pasca Banjir di HSU, BPBD: Kerugian Infrastruktur Bisa Diklaim

    Reporter: Riyad Dafhi R
    Editor: Syarif

    Editor: Amrullah - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    Pembunuhan

    Kalsel

    Kurang dari 24 Jam, Para Pembunuh di Pasar Lama Banjarmasin Ditangkap!
    apahabar.com

    Kalsel

    Sambut Musim Hujan, PT Baramega Citra Mandiri Persada Sosialisasikan Rehabilitasi DAS
    apahabar.com

    Kalsel

    “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”, Kontribusi Kemenkumham Kalsel Cegah Covid-19
    H2D

    Kalsel

    FINAL! Tanpa Saksi H2D di Rapat Pleno Terbuka BirinMu Menang Suara
    apahabar.com

    Kalsel

    2020, RUPM Tambah Modal PDAM Intan Banjar Rp35 M
    Cafe

    Kalsel

    Cafe Boombarbeer Banjarmasin Berisik Sampai Subuh, Polisi Turun Tangan

    Kalsel

    Puluhan Hektar Lahan di Kabupaten Banjar Terbakar, Kepala BPBD Sempat Terkecoh
    apahabar.com

    Kalsel

    Ketersediaan Blanko KTP Elektronik Kalsel Masih Kurang
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com