Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Ratusan Warga Kotabaru Tuntut Pemekaran Kabupaten Kambatang Lima

- Apahabar.com Senin, 24 Februari 2020 - 14:26 WIB

Ratusan Warga Kotabaru Tuntut Pemekaran Kabupaten Kambatang Lima

Ratusan warga saat menuntut pemekaran Kabupaten Kambatang Lima. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Ratusan warga dari belasan kecamatan di Kotabaru menuntut pemerintah daerah merestui wacana pemekaran kabupaten baru bernama Kambatang Lima.

Tuntutan itu mereka sampaikan dalam aksi turun ke jalan yang dilakukan di kawasan Siring Laut, Senin (24/02).

Berdasarkan pantauan apahabar.com, masing-masing utusan warga kecamatan membawa baliho dan poster yang umumnya bertuliskan agar Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, dan Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, mendukung dan menyetujui tuntutan warga tersebut.

“Kami siap untuk mandiri,” kata warga melalui baliho yang ditulis warga di atas kertas berwarna putih.

Terik matahari tak membuat massa lesu. Mereka tetap antusias dan semangat menunggu para pejabat merespons aksi itu.

Beberapa jam kemudian, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P), Guruh Dwi Yudhanto, serta Ketua DPRD Syairi Mukhlis dan sejumlah anggota dewan lainnya menyambut ratusan warga dengan hangat.

Baca Juga: Tuntutan Pemekaran Kabupaten Baru di Kotabaru Berlanjut

Di hadapan warga, AKBP Andi Adnan berjanji akan memberikan dukungan dan siap mengamankan jalannya aksi demi menuntut pemekaran Kabupaten Tanah Kambatang Lima.

“TNI dan Polri siap mengamankan aksi ini. Ini kegiatan legal. Perjuangannya harus berjalan dengan baik. Tidak ada satu pun yang bisa menghalangi kegiatan ini,” tegas AKBP Andi.

Dukungan serupa juga muncul dari Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis. Syairi menilai tuntutan pemekaran kabupaten baru diperbolehkan oleh aturan, karena akan mendukung percepatan pembangunan.

“Selamat datang saudaraku semua. Saatnya kami selaku wakil rakyat mendukung aspirasi ini. Lanjutkan perjuangan ini. Jangan sampai ada pihak yang mengganggu dan melemahkan semangat perjuangan Bapak Ibu semua,” tegas Syairi.

Tak hanya diterima dengan baik, para penuntut dipersilahkan untuk memasuki gedung DPRD Kotabaru. Mereka diajak untuk duduk bersama menyampaikan aspirasi.

“Mari kita masuk ke dalam. Kita duduk bersama. Sampaikan saja apa tuntutannya nanti. Kami akan bantu,” ujar Syairi sembari mengajak ratusan warga menggelar dengar pendapat.

Hingga berita ini ditayangkan, proses dengar pendapat masih berlangsung aman dan damai dengan pengawalan aparat kepolisian.

Baca Juga: Wacana Pemekaran Kabupaten di Kotabaru, Pengamat: Perlu Kajian Akademik!

Reporter: Masduki
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Gang Sederhana, Anggota DPRD Banjarmasin Siap Bantu Seragam Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal ke Pasar, Rumah Pensiunan PNS Ludes di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Rapat Pleno KPU, Sederet Bakal Calon Pilwali Banjarmasin 2020 Tak Hadir
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Pemurus Dalam Sumbang Kasus Terbanyak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Ibu Persit Kodim 1007 Tanam Kebiasaan Menabung pada Anak Usia Dini
apahabar.com

Kalsel

PTS Sulit Bayar Gaji Dosen, LLDIKTI Kalsel: Belum Ada Aduan
apahabar.com

Kalsel

FKPT dan SMSI: Membendung Hoax dengan Kearifan Lokal
Imbas Corona, Perayaan Nyepi di Pura Banjarbaru Benar-benar Sepi

Kalsel

Imbas Corona, Perayaan Nyepi di Pura Banjarbaru Benar-benar Sepi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com