Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Realisasi Investasi Jepang di Natuna Segera Dimulai

- Apahabar.com     Senin, 3 Februari 2020 - 22:47 WITA

Realisasi Investasi Jepang di Natuna Segera Dimulai

Ilustrasi panorama keindahan Natuna. Foto-cnnindonesia

apahabar.com, JAKARTA – Investasi perikanan dan pariwisata dari Jepang di Natuna segera di mulai tahun ini. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Senin (03/02).

“Tahun ini (realisasinya). Sudah ada time table-nya semua. Kita bisa mulai produksi sampai segala macam itu akhir 2021,” katanya di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi dikutip apahabar.com dari Antara, Senin malam.

Ditambahkannya, kedatangan Dubes Ishii khusus membahas mengenai rencana kerja sama dan investasi negeri Sakura di Indonesia.

“Dia (Jepang) ingin masuk lebih banyak di Indonesia, seperti hydropower, mereka juga ingin masuk,” imbuhnya.

Dubes Ishii sendiri menimpali investasi Jepang di Indonesia cukup besar. Bahkan nilainya mencapai 4,1 miliar dolar AS pada 2019.

“Saya rasa perusahaan Jepang sangat senang berinvestasi di Indonesia. Saya harap kondisinya membaik dengan Omnibus Law yang sedang dibicarakan itu,” timpalnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu ke Jakarta, Pemerintah Indonesia mendorong Jepang untuk meningkatkan investasi di pulau-pulau terluar termasuk Natuna.

Kedua negara kemudian sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) di pulau-pulau terluar, termasuk di Natuna.

“Indonesia mengharapkan agar SKPT fase kedua dapat ditindaklanjuti,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai melakukan Dialog Strategis ke-7 dengan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu.

Tahun lalu, Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) menghibahkan dana senilai 2,5 miliar yen atau sekitar Rp324 miliar. Dana itu untuk pengembangan enam SKPT di pulau-pulau terluar di Indonesia, salah satunya di Natuna.

Khusus untuk Natuna, dana hibah yang dialokasikan untuk pembangunan SKPT sebesar 983 ribu yen atau sekitar Rp124 juta. Ini telah dilakukan pengembangan fase pertama.(ant)

Baca Juga: Ini Sosok Pengganti Gus Sholah Pimpin Ponpes Tebuireng

Baca Juga: Jokowi Berterima Kasih kepada Masyarakat Natuna

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tembus 2.657 Kasus Hari Ini, Jokowi: Covid-19 Sudah Lampu Merah
apahabar.com

Nasional

Perdana Menteri Inggris Positif Corona
Covid-19 di Indonesia

Nasional

Positif Covid-19 di Indonesia Tambah 5.862, Angka Kematian Tembus 50.100
Asean

Nasional

Hampir 100 Ribu Orang Teken Petisi Guru Honorer untuk Nadiem
Jokowi

Nasional

Jokowi Tunjuk Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri, Cek Faktanya!
apahabar.com

Nasional

Beri Efek Positif ke Kalimantan, NasDem Dukung Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Masuk Komplotan Pencuri, Seorang Caleg di Tangkap Polisi
apahabar.com

Nasional

Peringati Nuzulul Quran, Jokowi: Perkuat Semangat Kebangsaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com