PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Refleksi 4 Tahun Sahbirin-Rudy, LSM: Belum Memuaskan

- Apahabar.com     Senin, 17 Februari 2020 - 14:50 WITA

Refleksi 4 Tahun Sahbirin-Rudy, LSM: Belum Memuaskan

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Wakil Gubernur Rudy Resnawan. Foto dok-apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur H Sahbirin Noor dinilai belum memuaskan.

“Jagalah sebaik-baiknya amanah yang telah diberikan, di sisa waktu ini. Tak mungkin dalam waktu satu tahun mampu menyelesaikan visi-misi saat kampanye,” ucap Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sasangga Banua, Muhammad Dedi Permana usai Diskusi Publik Refleksi Empat Tahun Kepemimpinan Sahbirin Noor-Rudy Resnawan, Senin (17/2) siang.

Sejauh ini, kata dia, prestasi yang diraih Sahbirin Noor-Rudy Resnawan terbilang minim. Dedi menyinggung infrastruktur, pelebaran jalan utama Banjarmasin-Banua Anam yang meliputi Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong, yang belum terbangun.

Baca Juga: Golkar Kalsel Susun Kekuatan Internal Sukseskan Paman Birin

“Bahkan, selama ini kondisi jalan masih tambal sulam. Seharusnya Pemprov Kalsel meningkatkan kualitas jalan yang ada di Banua Anam,” bebernya.

Tak hanya itu, tambah dia, di tengah kekayaan sumber daya alam, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel pun masih rendah.

“Begitu juga di sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Kalsel masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional,” paparnya.

Rokok Jadi Pemicu 

Refleksi 4 Tahun Sahbirin-Rudy, LSM: Belum Memuaskan

Diskusi Publik Refleksi Empat Tahun Kepemimpinan Sahbirin Noor – Rudy Resnawan, Senin (17/2) siang. Foto-apahabar.com/M Robby

Sementara, Kepala Seksi Neraca Konsumsi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Fahri Dayni mengklaim kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 4,9 persen menjadi 4,5 persen.

“Adapun kabupaten dengan kemiskinan tertinggi berada di Hulu Sungai Utara,” ungkapnya.

Uniknya, sebut dia, rokok merupakan penyumbang kemiskinan kedua setelah beras. Dengan alokasi 13 persen dari pengeluaran rata-rata per bulan.

“Penting kiranya kampanye rokok untuk menekan angka kemiskinan,” katanya.

Meski begitu, gini ratio Kalsel hanya 0.34. Hal ini membuktikan bahwa tingkat ketimpangan di Kalsel relatif kecil.

Namun, melambatnya pertumbuhan ekonomi 2019 kemarin dipicu oleh ketergantungan Kalsel dari sektor pertambangan.

“Sekitar 18.7 persen ekonomi Kalsel ditopang pertambangan. Tak sampai 4 persen yang bekerja di sektor pertambangan. Justru terbanyak di sektor pertanian 30 persen dan perdagangan sekitar 20 persen,” jelasnya.

“Kemudian, para petani di Kalsel masih kurang sejahtera karena hasil pertanian tak mampu menopang kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Baca Juga: Pilgub Kalsel, Gerindra Menanti Rekomendasi Pusat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Politik

AnandaMu Sowan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Lolos Menuju Pilkada HST, Duet Independen ‘AMAN’ Superior
apahabar.com

Politik

Syafruddin H Maming Ingatkan Masyarakat Jangan Takut Intimidasi
apahabar.com

Politik

Serahkan Berkas Pendaftaran ke PDIP, Birokrat Siap Panaskan Pilkada Banjar 2020
BirinMu

Politik

Hadapi H2D, KPU Kalsel Gandeng Lawyer Baru, BirinMu Ajukan Diri
apahabar.com

Politik

Dihadiri Mardani, Kampanye SHM-MAR Obati Rindu Warga Kersik Putih
apahabar.com

Politik

Debat Cawapres Segera Dimulai, Cek Link Live Streamingnya disini
apahabar.com

Politik

Dugaan Pelanggaran Wabup Banjar, Bawaslu: Tidak Ditemukan Dugaan Pelanggaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com