Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel

Reses di Kotabaru, Paman Yani Dengarkan Keluhan Soal Jalan Desa

- Apahabar.com     Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:07 WITA

Reses di Kotabaru, Paman Yani Dengarkan Keluhan Soal Jalan Desa

Anggota fraksi Golkar, Muhammad Yani Helmi saat menggelar reses di Kabupaten Kotabaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Menggelar reses di Kabupaten Kotabaru, anggota fraksi Golkar, Muhammad Yani Helmi, banyak menerima permintaan perbaikan jalan desa dari masyarakat.

Kepala Desa Tanjung Pelayar, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Usman Hamsyah, misalnya, mengeluhkan tentang akses jalan desa yang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki, apalagi diaspal.

“Padahal tahun 2017 sudah dijanjikan akan diaspal sepanjang 25 kilometer dari Desa Lontar hingga desa ini. Namun, hingga saat ini masih belum terealisasi, tentu kami tidak bisa bersaing dengan desa lain apabila akses jalan kami belum memadai,” keluhnya, Jumat (21/02) kemarin.

Dia mengharapkan pemerintah bisa mendengar permintaan itu melalui wakil rakyat yang mengelar Reses di daerahnya.

Mendengar keluhan itu, Paman Yani menilai perlu sinergisitas pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten untuk pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kalau jalan utama sudah dibangun oleh pemerintah provinsi, ya, sudah seharusnya pemerintah kabupaten meneruskan membangun jalan menuju desa-desa,” katanya.

Pria ramah senyum itu mengatakan daerah tersebut punya potensi wisata yang bagus; memiliki garis pantai yang sangat panjang, dan sangat memesona.

Baca Juga: Reses, Saatnya Wakil Rakyat Perjuangan Aspirasi Masyarakat   

Ia mengatakan Kotabaru bisa dijadikan destinasi wisata pantai dan wisata bawah laut, tetapi mesti didukung dengan perbaikan infrastruktur jalan.

“Hampir semua wilayah Kotabaru sudah didatangi. Kalau saya bilang Kotabaru indah, Paman Birin bilang cantik. Jadi indah dan cantik, sehingga sektor ini harus didukung semua pihak,” tutur adik kandung Gubernur Kalsel.

Dia juga mendengarkan aspirasi masyarakat yang lain. Ada tiga desa yang menjadi lokasi resesnya yakni Desa Tata Mekar, Desa Tanjung Pelayar, dan Desa Tanjung Tengah, yang semuanya masuk dalam Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru.

“Masyarakat juga meminta perhatian pengembangan sektor perkebunan, sektor perikanan dan kelautan, serta sektor pariwisata” ungkapnya.

Khusus untuk sektor perkebunan, Yani Helmi mengatakan setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Kotabaru perlu diinventarisir untuk kemajuan perekonomian masyarakat.

“Nantinya ini akan jadi bahan dalam pembahasan di DPRD, khususnya di komisi II. Untuk aksinya nanti dinas terkait,” tegasnya.

Desa Tanjung Pelayar, Paman Yani tidak sendiri. Dia didampingi oleh rombongan dari beberapa SKPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan seperti Dinas Kelautan Dan Perikanan, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, RSUD Ulin Banjarmasin serta instansi lainnya.

Baca Juga: Reses Telah Tiba, Silakan ‘Ngadu’ Langsung ke Wakil Rakyat

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Paman Yani

DPRD Kalsel

Dukung Program Pemerintah, Paman Yani Jalani Vaksinasi Tahap Pertama
apahabar.com

DPRD Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Karlie Hanafi Gali Aspirasi Petani Jeruk Batola
Sertifikat Tanah

DPRD Kalsel

Hindari Sengketa, Dewan Kalsel Ingatkan Soal Sertifikat Tanah
RPJMD 2021-2026

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Dengarkan Laporan RPJMD 2021-2026 Gubernur
apahabar.com

DPRD Kalsel

Komentar Wakil Rakyat Kalsel Setelah Ikut Swab Test
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pasien Ulin-6 Wafat, DPRD Sidak RSUD Ulin
apahabar.com

DPRD Kalsel

Raperda Perkebunan Berkelanjutan Masuk Tahapan Kementan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com