Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi SHM-MAR Kampanye, Pedagang Keliling Ketiban Berkah

Reses Unik, Serap Aspirasi di Bawah Air Terjun Abuya Perbatasan Kalsel-Kaltim  

- Apahabar.com Minggu, 23 Februari 2020 - 19:04 WIB

Reses Unik, Serap Aspirasi di Bawah Air Terjun Abuya Perbatasan Kalsel-Kaltim   

Reses Firman Yusi di lokasi Air Terjun Abuya, Kampung Sulangai, Desa Solan, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Serius tapi santai. Demikian kesan reses yang ditawarkan Firman Yusi saat menjaring aspirasi masyarakat, Minggu (23/2).

Kalau umumnya reses digelar di rumah penduduk atau aula, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kalsel memilih lokasi Air Terjun Abuya di Kampung Sulangai, Desa Solan, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong jadi tempat pertemuan dengan konsituen. Tempat tersebut dekat dengan perbatasan Kalsel-Kaltim.

Baca Juga: Reses, Zulfa Pamer Kinerja untuk Rakyat

“Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran bahwa bumi dan segala isinya diciptakan Allah SWT untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ini sebagai bentuk kasih sayang Sang Maha Pencipta kepada manusia,” kata Firman Yusi.

Dia mengatakan reses keduanya ini di kemas dengan membentuk (EcoLiteracy Camp) Perkemahan Literasi Lingkungan.

Bekerja sama dengan Perkumpulan Putra Putri Saraba Kawa (Pusaka), politisi yang satu ini mendengarkan aspirasi warga tentang hutan adat.  Dia jua menyosialiasaikan wacana DPRD Kalsel yang saat ini sedang membentuk Peraturan Daerah (Perda) soal hutan adat.

“Mereka menyuarakan tentang penetapan status, batasan dan definisi hutan adat yang hingga saat ini belum ada dasar hukumnya di Kalsel,” ungkapnya.

Selain itu perlu juga penambahan penyuluh dan Polisi hutan untuk program perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Selain itu reses juga diisi dengan kegiatannya penanaman Bambu Betung (Batung) sebanyak 300 pohon di bantaran sungai setempat.

Penanaman pohon melibatkan Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Tabalong, Mapala STIA Tabalong, Yayasan Adaro Bangun Negeri dan masyarakat setempat, selain peserta kegiatan yang diperkirakan jumlahnya mencapai 83 orang.

“Peserta kegiatan adalah pelajar, mahasiswa dan anak muda usia 16-20 tahun. Berasal dari Tabalong, HSU, Tapin dan Tanah Bumbu. Jumlah peserta 24 orang,” tutupnya.

Baca Juga: Reses di Kotabaru, Paman Yani Dengarkan Keluhan Soal Jalan Desa

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ketika Dosen Muda ULM Jadi Pembicara Pada Forum ASEAN
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Sejumlah Proyek Infrastruktur di Kalsel Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Per April 2019 Instrumen Penilaian Akreditasi A Berubah, Rektor ULM Was-was
apahabar.com

Kalsel

Legislator PKS Bagi-bagi Kuota untuk Seribu Anak Yatim
apahabar.com

Kalsel

Dukung Insentif Tambahan Buat Petugas Medis
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Malam-malam, Polsek Banjarbaru Timur Sambangi Pos Security
apahabar.com

Kalsel

Hari Anak Nasional, Sudian Noor Berpesan untuk Tetap Semangat dalam Belajar
apahabar.com

Kalsel

Kisruh Jelang Tahun 65; Konspirasi Tumbangkan Tokoh Kalsel yang Anti Komunis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com