3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Ribuan Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Tabalong

- Apahabar.com Sabtu, 8 Februari 2020 - 10:42 WIB

Ribuan Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Tabalong

Pelaksanaan dapur umum oleh BPBD Kalsel bersama BPBD Kab. Tabalong untuk warga yang terdampak banjir. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah euforia Hari Pers Nasional 2020 di Kalimantan Selatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju, sebagian warga Tabalong harus memikul beban pasca-diterpa banjir sejak Kamis (6/2) kemarin.

Sedikitnya terdapat 3.689 Kepala Keluarga (KK) dari lima kecamatan di Kabupaten Tabalong terdampak banjir.

Adapun lima kecamatan itu di antaranya Tanjung 2.402 KK, Murung Pudak 476 KK, Tanta 487 KK atau 1200 jiwa, Muara Uya 56 KK, dan Haruai 268 KK.

“Untuk ketinggian air di setiap kecamatan berbeda. Kita masih belum menerima perkembangan dari tim di lapangan,” ucap Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin kepada apahabar.com, Sabtu (8/2).

Dalam proses evaluasi, BPBD Kalsel terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait.

Di antaranya seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banjarmasin, dan relawan potensi SAR lainnya.

“Kita juga telah membuat dapur umum di sekitar lokasi banjir,” cetusnya.

Baca Juga: BPBD: Sampai April Tabalong dan Balangan Rawan Banjir

Sejauh ini berdasarkan laporan tim di lapangan, belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut. “Untuk korban jiwa kita pastikan nihil,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir, sejak kemarin.

“Dengan semakin tingginya intensitas hujan, Gubernur Sahbirin Noor mengimbau bupati dan wali kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan¬† menghadapi banjir,” ucap Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Menurut Wahyuddin, Gubernur meminta kepada BPBD Kalsel atau Pemkab terkait untuk menyiapkan personil, peralatan, sistem komunikasi, dan tempat evakuasi banjir.

Pastinya dengan melibatkan semua unsur, baik personel Pemda, TNI / Polri, pengusaha, organisasi pemuda, masyarakat umum, dan LSM.

“Kita juga diperintahkan segera mendirikan dapur umum dan tenda pengungsian bila terjadi bencana,” pungkasnya.

Penyebab sementara dikarenakan tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah sungai di beberapa daerah meluap.

Tak ayal banjir pun melanda beberapa kabupaten atau kota. Di antaranya Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Banjar, Tapin, Balangan, dan Tabalong.

Baca Juga: Banjir Rendam Kalsel, Tabalong Paling Parah

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mudik 2019 Lancar, Masyarakat Banua Apresiasi Kinerja Polisi
apahabar.com

Kalsel

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Janji Selenggarakan Pemerintah Kolaboratif
apahabar.com

Kalsel

PDIP Tala Bagi Daging Kurban Sesuai Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Wityo Terharu Rumahnya Direhab Tim Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Kepesertaan JKN-KIS Kalsel Terendah Se-Indonesia?

Kalsel

Jalani Bimtek 4 Hari di Yogyakarta, Dewan Kalsel Tingkatkan Wawasan
apahabar.com

Kalsel

Jadi Juara Japin Carita di ASKS Tanbu, Sanggar Ar Rumi Dipuji Disbudpar Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com