Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Suntikan Dana oleh PBoC

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 11:38 WIB

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Suntikan Dana oleh PBoC

Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. Foto-Boombastis.com

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menguat, seiring suntikan dana oleh bank sentral Cina, People’s Bank of Cina (PBoC).

Pada pukul 10.02 WIB Rupiah bergerak menguat 8 poin atau 0,06 persen menjadi Rp13.685 per Dolar AS dari sebelumnya Rp13.693 per Dolar AS.

“Bank Sentral Cina kembali menyuntikkan dana pagi ini sebesar ¥200 miliar. Aset berisiko terlihat menguat, termasuk Rupiah,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (17/02).

Selain itu, lanjut Ariston, imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun kembali turun ke kisaran 1,58 persen, yang bisa menahan pelemahan rupiah terhadap Dolar AS dan mungkin bisa mendorong penguatan rupiah terhadap Dolar AS.

“Tapi virus corona kelihatannya masih menjadi kekhawatiran pasar. Apalagi pasar meragukan data yang diumumkan oleh pemerintah Cina,” ujarnya.

Baca Juga: Corona Menggila, Rupiah Malah Menguat

Pada Minggu (16/02) kemarin, Cina melaporkan penambahan jumlah kasus dan kematian baru akibat virus corona yang jumlahnya sama, mendekati kenaikan sebelumnya dengan metode baru.

Sedangkan pada Jumat (14/02) malam Bandara Heathrow Inggris melakukan penahanan terhadap delapan pesawat karena kecurigaan adanya penumpang yang terkena virus corona baru atau COVID-19.

“Kekhawatiran ini masih bisa menekan turun aset berisiko hari ini, termasuk Rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan Rupiah pada hari ini bergerak di kisaran Rp13.670 per Dolar AS hingga Rp13.720 per Dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, Rupiah menguat menjadi Rp13.693 per Dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.707 per Dolar AS.(Ant)

Baca Juga: Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Suntikan Dana oleh PBoC

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Ayam Potong Mahal Masuk Bulan Maulid, Warga Khawatir di Momen Natal dan Tahun Baru
apahabar.com

Ekbis

Perputaran Uang di Batola Masih Timpang
apahabar.com

Ekbis

Dampak Larangan Mudik, Konsumsi BBM Diperkirakan Turun 20 Persen
apahabar.com

Ekbis

Pasar Khawatir Covid-19 Kembali Meningkat, IHSG Awal Pekan Diprediksi Turun
apahabar.com

Ekbis

Jarang Gunakan Uang Koin Bikin Inflasi, Kok Bisa?
apahabar.com

Ekbis

Impor Hewan Hidup dari China Resmi Dilarang, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Wacana Subsidi LPG 3 Kg Dicabut, Nadjmi: Harus Ada Pola Pengganti
apahabar.com

Ekbis

Jadi Andalan Jokowi, Hipmi: Bahlil Bakal Pacu Investasi Banua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com