Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita




Home Nasional

Kamis, 13 Februari 2020 - 21:34 WIB

Senator Kalsel Tolak ABK Terindikasi Corona Dirawat di RSUD Ulin

Aam - Apahabar.com

Salah satu ABK kapal China diantar menuju IGS RSUD Kotabaru sebeluma dibawa ke ruang perawatan khusus, Kamis (13/2) sore. Tampak petugas medis RS menggunakan alat pelindung khusus. Foto-Istimewa

Salah satu ABK kapal China diantar menuju IGS RSUD Kotabaru sebeluma dibawa ke ruang perawatan khusus, Kamis (13/2) sore. Tampak petugas medis RS menggunakan alat pelindung khusus. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Habib Abdurrahman Bahasyim menolak jika anak buah kapal (ABK) China yang terindikasi corona di RSUD Kotabaru dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Habib Banua, akrab ia disapa, tak ingin wabah yang sudah menghebohkan dunia saat ini justru dibawa masuk ke Kota Seribu Sungai. Ia meminta dua ABK itu tetap ditangani di Kotabaru.

Senator Kalsel Tolak ABK Terindikasi Corona Dirawat di RSUD Ulin

“Jika ABK China di Kotabaru setelah diobservasi benar positif corona, sebaiknya pemerintah daerah tetap mengarantinanya di Kotabaru,” ujar Habib Banua kepada apahabar.com, Kamis (13/2) malam.

Habib Banua menegaskan penolakannya terhadap isu keinginanan beberapa pihak yang menyarankan agar membawa dua ABK asal China itu untuk dirawat intensif di RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca juga :  Hujan Deras di Bantul, Komplek Makam Raja-raja Mataram Kena Longsor

“Jangan sekali-kali dirawat di RSUD Ulin, karena RS Ulin itu sangat dekat sekali dengan penduduk dan persis di tengah kota. Kita sangat takut keselamatan dan kesehatan masyarakat akan terganggu,” ungkapnya.

Habib Banua


Habib Banua saat beraudensi dengan Sekretaris Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie terkait antisipasi corona, belum lama tadi. Foto: Istimewa

Dikatakan senator Kalsel di DPD RI, jika wabah ini dapat menimbulkan kehebohan dan kecemasan kepada masyarakat di Banjarmasin.

“Lebih menakutkan dari itu adalah kepanikan. Kalau memang positif corona, biar tetap di Kotabaru, ditempatkan jauh dari permukiman dan penduduk. Seperti kita bisa lihat pemerintah pusat di Natuna, jaraknya jauh dari pemukiman,” bebernya.

Baca juga :  Dilantik sebagai Anggota DPR RI, Syafruddin H Maming Minta Restu Rakyat Kalsel

Habib menerangkan jika pendapat yang menyarankan perawatan ke RSUD Ulin itu adalah tidak tepat.

“Saya sebagai anggota DPD menolak akan hal ini. Biar Pemda menyiapkan tempat jauh dari penduduk. Apa mau nanti masyarakat Banjarmasin diisolasi seperti kota Wuhan di China, justru kepanikan itu lebih bahaya,” pungkas Habib.

Warga Kotabaru dibikin heboh dengan kabar dua pasien terjangkit virus corona atau novel coronavirus (2019-nCoV). Saat ini, mereka dirawat intensif di ruang khusus RSUD Kotabaru, Kamis (13/2).

Namun, dari informasi terbaru Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kotabaru suhu tubuh kedua ABK itu masih di bawah rata-rata.

“Satu orang suhunya 37 sampai 38 derajat celcius, yang kedua 36,5-36,7 derajat celcius,” jelas Andi Syarif Koordinator KKP Kotabaru dihubungi Kamis malam.

Reporter: Ahya Firmansyah/Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

HPN ‘Diubah’ Jadi Hari Prabangsa Nasional di Surabaya
apahabar.com

Nasional

Dua WNI Positif Virus Corona Tinggal di Depok
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Minggu Pagi Ini
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beri 3 Opsi untuk UN 2020
apahabar.com

Nasional

Tembus 10 Besar Nasional, Ibnu Sina Galang Dukungan untuk Gapura Warga Kenanga
apahabar.com

Nasional

PKK Bitung Ajak Warga Belanja Tanpa Kantong Plastik
apahabar.com

Nasional

Kemendagri Mengkaji Moratorium Daerah Otonomi Baru Secara Mendalam
apahabar.com

Nasional

Dilantik Kapolri, Idham Azis Resmi Naik Pangkat