Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Serangan Koalisi Saudi ke Yaman, 30 Warga Sipil Tewas

- Apahabar.com Minggu, 16 Februari 2020 - 22:49 WIB

Serangan Koalisi Saudi ke Yaman, 30 Warga Sipil Tewas

Ilustrasi ledakan di Yaman. Foto: Reuters/Khaled Abdullah

apahabar.com, SANAA – Koalisi militer Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) melancarkan serangan udara ke provinsi utara al-Jawf, Yaman, Sabtu (15/2). Lebih dari 30 warga sipil dilaporkan tewas.

“Laporan lapangan awal menunjukkan bahwa sebanyak 31 warga sipil tewas dan 12 lainnya cedera dalam serangan yang menghantam daerah al-Hayjah di distrik al-Maslub, provinsi al-Jawf,” kata kantor koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir apahabar.com dari Republika.co.id.

Wanita dan anak-anak dilaporkan termasuk dalam korban sipil yang tewas akibat serangan koalisi Saudi-UEA. Setelah peristiwa itu, PBB dan mitra kemanusiaannya segera mengerahkan tim cepat tanggap untuk menyalurkan bantuan medis kepada korban luka. Banyak di antara mereka dilarikan ke rumah sakit.

Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Yaman Lisa Grande menyoroti jatuhnya korban sipil akibat serangan Saudi-UEA. “Begitu banyak orang terbunuh di Yaman, ini adalah sebuah tragedi dan tak dapat dibenarkan,”

Dia mengatakan di bawah hukum humaniter internasional, pihak yang terlibat konfrontasi wajib melindungi warga sipil. “Lima tahun dalam konflik ini, para pihak yang berperang masih gagal menegakkan tanggung jawab ini. Ini mengejutkan,” ujar Grande.

Kelompok kemanusiaan Save the Children mengutuk serangan udara koalisi Saudi. Menurut mereka, serangan tersebut menunjukkan bahwa konflik Yaman belum mereda.

“Serangan terakhir ini harus segera diselidiki dan diinvestigasi secara independen, kemudian para pelaku bertanggung jawab,” kata Direktur Save the Children untuk Yaman Xavier Joubert.

Dia pun menyerukan penghentian penjualan senjata ke pihak-pihak yang bertikai dalam konflik Yaman.

“Mereka yang terus menjual senjata kepada pihak-pihak yang bertikai harus menyadari bahwa dengan memasok senjata untuk perang ini, mereka berkontribusi membuat kekejaman seperti yang biasa terjadi hari ini,” ucapnya.

Kelompok Houthi Yaman menuding koalisi Saudi-UEA melancarkan serangan udara sebagai aksi balasan. Pada Jumat (14/2), jet tempur Tornado milik koalisi Saudi jatuh di provinsi utara al-Jawf. Hal itu terjadi saat pesawat sedang melakukan misi dukungan untuk unit tentara Yaman.

Houthi mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab. Hingga berita ini ditulis, Saudi belum memberikan rincian korban akibat insiden jatuhnya pesawat tersebut.(Rep)

Baca Juga: Habib Ahmad dari Yaman Isi Tausyiah Salat Subuh Berjemaah di Banjarbaru

Baca Juga: Bantu 12 Santri HST di Yaman dan Mesir, Wabup Berry Pinta Pihak Lain Berpartisipasi

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sopir Ngantuk, Mikrolet Meluncur ke Jalur Busway
apahabar.com

Nasional

Kronologi Lengkap Jaksa Pinangki Bertemu Joe Chan alias Djoko Tjandra di Malaysia
apahabar.com

Nasional

18 Hoaks UU Cipta Kerja Temuan Kemenkominfo, Beredar di Twitter, Facebook dan Instagram
apahabar.com

Nasional

Langgar Protokol Kesehatan PSBB, 168 Pabrik di Jakarta Disegel
apahabar.com

Nasional

Wapres: Tidak Ada Perbedaan Pernyataan BMKG dan BNPB
apahabar.com

Nasional

Hujan Diprediksi Kembali Guyur Jakarta
apahabar.com

Nasional

Sukmawati Bandingkan Nabi-Soekarno, PBNU: Keliru
Idham Azis Akan Segera Pilih Polwan Berprestasi Jadi KapoldaIdham Azis Akan Segera Pilih Polwan Berprestasi Jadi Kapolda

Nasional

Idham Azis Akan Segera Pilih Polwan Berprestasi Jadi Kapolda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com