Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Siapkan Rp 12 Triliun Suntik BPJS Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 20 Februari 2020 - 06:30 WIB

Siapkan Rp 12 Triliun Suntik BPJS Kesehatan

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah sudah menyiapkan Rp 12 triliun  untuk menambal defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepastian itu dikemukakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sri Mulyani Indrawati. “Belanja bansos untuk BPJS Febuari-April segera dicairkan Rp 12 triliun agar mampu meningkatkan kemampuan bayar tagihan yang saat ini masih outstanding Rp 15,5 triliun,” katanya.

Hingga akhir Januari 2020, penyaluran peserta penerima bantuan iuran (PBI) di BPJS Kesehatan sebesar Rp 4,03 triliun. Anggaran ini telah menjangkau 96 juta jiwa.

Untuk tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana Rp 26,7 triliun untuk pembayaran bagi peserta PBI di BPJS Kesehatan. Pembayaran diperuntukan bagi 96,8 juta jiwa dengan besaran iuran Rp 42.000 per bulan.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan memperkirakan defisit BPJS Kesehatan hingga per hari ini berada di posisi Rp 15,5 triliun. Angka ini menurun dari jumlah defisit yang diperkirakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada akhir tahun 2019 yang mencapai Rp 32 triliun.

Dia mengatakan, jumlah posisi defisit ini lebih rendah dikarenakan pihaknya sudah menyuntikkan modal sebesar Rp 13,5 triliun pada 2019.

Jumlah itu diperuntukkan untuk membayar selisih iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI) pusat dan daerah, serta peserta penerima upah (PPU) dari pemerintah

“Dengan adanya Perpes itu kami bisa berikan Rp 13,5 triliun kepada BPJS untuk periode dari Agustus-Desember untuk tambahan, dan ini kurangi potensi defist BPJS dari Rp 32 triliun menjadi masih posisi Rp 15,5 triliun,” kata dia di DPR RI, Jakarta, Selasa (17/2).

Sri Mulyani menyebut, keputusan menambal sebesar Rp 13,5 triliun berdasarkan kesimpulan rapat gabungan antara Komisi IX dan Komisi XI bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, DJSN, jajaran direksi BPJS Kesehatan pada Desember lalu. (lip6)

Baca Juga: PT Telkom Berkomitmen Percepat Pembangunan Ekosistem Digital Nasional

Baca Juga: Ekspor Sawit Indonesia Turun 77 Persen, Apakah Imbas Korona?

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

XL Home Semprot Disinfektan di Sejumlah Pemukiman Warga Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Ingin Bisnis Kuliner Bertahan di Tengah Pandemi?, Simak Kiatnya
Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk

Ekbis

Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk
apahabar.com

Ekbis

Indonesia-Belanda Capai Kerja Sama Bisnis Senilai 1 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Ria Lestari Baso, Raup Jutaan Rupiah lewat Bisnis Desain Grafis
apahabar.com

Ekbis

BI Akui Pertumbuhan Kredit Perbankan Masih Loyo
apahabar.com

Ekbis

BBM Satu Harga Bakal Pacu Ekonomi Desa Bajayau
apahabar.com

Ekbis

Berkah Ramadan, PT Bagus Umratama Banjir Orderan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com