ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Kamis, 20 Februari 2020 - 18:13 WIB

Surya Paloh Bingung, Apa yang Dicari UU Ketahanan Keluarga

Redaksi - apahabar.com

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menjawab soal RUU Ketahanan Keluarga di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara yang baru diresmikan di Kota Medan, Kamis (20/2). Foto-Antara/Abdu Faisal

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menjawab soal RUU Ketahanan Keluarga di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara yang baru diresmikan di Kota Medan, Kamis (20/2). Foto-Antara/Abdu Faisal

apahabar.com, MEDAN – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh merespons perihal Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang dinilai terlalu mencampuri ranah privat. Paloh pun setuju dengan pandangan itu.

“Ya, pastilah (mencampuri ranah privat),” ujar Surya saat ditemui usai peresmian gedung baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara di Medan, Kamis (20/2).

Surya mengingatkan legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut terlebih dahulu mengetahui sasaran masalah yang ingin diselesaikan.

“Saya perlu ingatkan, jangan cari-cari masalah kalau enggak ada masalah, itu yang diinginkan sama NasDem,” kata Surya.

Baca juga :  Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia, Koalisi minta RUU Disahkan

Surya juga mengaku bingung ketika ditanya apa yang ingin dicapai oleh legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut. “Entah apa yang ingin dia capai, saya juga enggak tahu,” kata Surya menambahkan.

Menurut Surya, ada hal-hal yang semestinya diprioritaskan dan ada pula yang tidak perlu diatur. Misalnya, permasalahan esensial dan prinsipal menyangkut ketinggian celana (celana cingkrang) yang semestinya tidak perlu dilarang-larang.

“Ini mau semuanya diatur. Bagaimana ketinggian celanalah, terus bagaimana warna celana, masih banyak di depan mata kepala kita untuk segera dibenahi,” kata Surya.

RUU Ketahanan Keluarga merupakan usulan dari anggota DPR periode 2014—2019 dan masuk dalam Prolegnas 2020.

Baca juga :  Viral Video Balita Pegang Botol Miras Sambil Joget Dugem, Begini Klarifikasi Perekam

Menurut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat ini RUU itu baru akan disinkronisasikan dan semua pihak harus bersama-sama mencermati. Dalam hal ini, fraksi-fraksi di DPR RI membuat daftar inventarisasi masalah (DIM).

“Tentunya UU Ketahanan Keluarga itu adalah usulan perseorangan, bukan usulan dari fraksi, yang nantinya akan sama-sama dicermati,” katanya.(Ant)

Baca Juga: Garang, F-16 TNI AU Baru Mampu Boyong Rudal Jarak Jauh

Baca Juga: Wapres: Kepulangan Anak WNI Eks ISIS Masih Dipertimbangkan

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Wamena Berangsur Kondusif, Warga Mulai Kembali ke Rumah
apahabar.com

Nasional

Atasi Tenaga Honorer di Daerah, Apkasi Dukung Program P3K 2019
apahabar.com

Nasional

Ditanya Jokowi soal Mobile Legend Cs, Intip Jawaban Sandi
apahabar.com

Nasional

Duh, Kasus Covid-19 Indonesia Lewati China
apahabar.com

Borneo

Terdakwa Pencurian Motor di Masjid Menyesal, Pasrah Diganjar 1 Tahun 6 Bulan
apahabar.com

Nasional

Lawan Corona, Yurianto: Patuhi Pelaksanaan PSBB
apahabar.com

Nasional

Dirjen PAS Ingin Pelaku Penyiraman Air Keras Segera Ditangkap
apahabar.com

Nasional

Pasal Karet RKUHP, AJI: Jurnalis Jangan Takut Kritik Pemerintah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com