Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Surya Paloh Bingung, Apa yang Dicari UU Ketahanan Keluarga

- Apahabar.com Kamis, 20 Februari 2020 - 18:13 WIB

Surya Paloh Bingung, Apa yang Dicari UU Ketahanan Keluarga

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menjawab soal RUU Ketahanan Keluarga di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara yang baru diresmikan di Kota Medan, Kamis (20/2). Foto-Antara/Abdu Faisal

apahabar.com, MEDAN – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh merespons perihal Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang dinilai terlalu mencampuri ranah privat. Paloh pun setuju dengan pandangan itu.

“Ya, pastilah (mencampuri ranah privat),” ujar Surya saat ditemui usai peresmian gedung baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara di Medan, Kamis (20/2).

Surya mengingatkan legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut terlebih dahulu mengetahui sasaran masalah yang ingin diselesaikan.

“Saya perlu ingatkan, jangan cari-cari masalah kalau enggak ada masalah, itu yang diinginkan sama NasDem,” kata Surya.

Surya juga mengaku bingung ketika ditanya apa yang ingin dicapai oleh legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut. “Entah apa yang ingin dia capai, saya juga enggak tahu,” kata Surya menambahkan.

Menurut Surya, ada hal-hal yang semestinya diprioritaskan dan ada pula yang tidak perlu diatur. Misalnya, permasalahan esensial dan prinsipal menyangkut ketinggian celana (celana cingkrang) yang semestinya tidak perlu dilarang-larang.

“Ini mau semuanya diatur. Bagaimana ketinggian celanalah, terus bagaimana warna celana, masih banyak di depan mata kepala kita untuk segera dibenahi,” kata Surya.

RUU Ketahanan Keluarga merupakan usulan dari anggota DPR periode 2014—2019 dan masuk dalam Prolegnas 2020.

Menurut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat ini RUU itu baru akan disinkronisasikan dan semua pihak harus bersama-sama mencermati. Dalam hal ini, fraksi-fraksi di DPR RI membuat daftar inventarisasi masalah (DIM).

“Tentunya UU Ketahanan Keluarga itu adalah usulan perseorangan, bukan usulan dari fraksi, yang nantinya akan sama-sama dicermati,” katanya.(Ant)

Baca Juga: Garang, F-16 TNI AU Baru Mampu Boyong Rudal Jarak Jauh

Baca Juga: Wapres: Kepulangan Anak WNI Eks ISIS Masih Dipertimbangkan

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pernikahan di Kebumen Pakai Mas Kawin Sandal Jepit Swallow
apahabar.com

Nasional

Adik Pasha Ungu Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Kasus Sabu
apahabar.com

Nasional

Satu dari Empat Dokter di Kalsel Gugur Akibat Covid-19 Diganjar Bintang Jasa
apahabar.com

Nasional

Desa di 11 Kabupaten Belum Terima BLT
apahabar.com

Nasional

Prabowo Kalah Telak di Timor Leste
apahabar.com

Nasional

Save Meratus, Dosen UGM Ingatkan Peran Masyarakat
apahabar.com

Nasional

Sertakan Sejumlah Elemen dalam Pelayaran Kebangsaan
aphabar.com

Nasional

Bonus Demografi 2030, Anak Muda Jangan Hanya Berpikir dalam Kotak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com