apahabar.com
Syekh Jaber pakai surban didampingi para Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hijrah dalam kajian Hidup Mulia Bersama Al-Quran di Masjid Nurul Anshor, Kamis (13/2). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Syekh Muhammad Ali Jaber mengunjungi Pondok Pesantren Darul Hijrah dalam rangka safari dakwah di Banjarbaru dan Martapura, Kamis (13/02).

Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Anshor Pondok Darul Hijrah dihadiri oleh seluruh santri, Dewan Asatidz serta masyarakat sekitar Desa Cindai Alus.

Melalui tema Hidup Mulia Bersama Al-Quran, Syekh Jaber mengajak para santri untuk mencintai Al-Quran.

Datang dengan mengenakan pakaian serba putih mengungkapkan bahwa tidak ada kalimat yang lebih indah selain dari kalimat Al-Quran atau Kalam Allah. Dia menambahkan, melalui Al-Quran kelak akan memperoleh kemuliaan.

“Tidak ada kitab yang lebih mulia selain dari Kitab Allah yaitu Al-Quran. Siapa saja yang dekat dengan Al-Quran, maka kita akan menjadi mulia. Akan dimuliakan hidup kita begitu juga dimuliakan orang tua kita,” tutur Syekh Jaber.

Selain menjelaskan tentang kemuliaan orang yang selalu dekat dengan Al-Quran dengan cara membacanya dan menghafalnya, beliau juga menegaskan semua hal tersebut juga sangat berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan oleh orang tersebut.

“Tidak hanya tentang hafal Al-Quran tetapi juga tentang amal serta perbuatannya sesuai dengan Al-Quran. Semakin dekat dengan Allah, maka dia akhlaknya semakin baik pula,” ucap Syekh Jaber dengan ramah.

Selama berlangsung acara, para jemaah terlihat antusias, terlebih bagi santri Darul Hijrah. Dengan pembawaan yang ramah, acara pada sore tersebut menjadi riang ditambah dengan gaya berbicara Syekh Jaber yang khas dengan logat Timur Tengah.

apahabar.com
Syekh Jaber foto bersama pimpinan dan dewan asatidz Ponpes Darul Hijrah. Foto-Istimewa.

Mendekati akhir sesi, Syekh Jaber mengingatkan kepada jemaah yang ingin menghafal Al-Quran agar tetap istiqomah dalam perjalanan menghafalnya. Disamping itu tidak terlalu mempermasalahkan jangka waktu proses hafalannya.

“Saya berikan nasehat. Kalau ada yang ingin hafal Al-Quran baik 2 tahun, 3 sampai 5 tahun, maka itu tidak lah menjadi sebuah masalah. Yang penting adalah kita berada di jalan hafalan dan berupaya aktif. Maka Insyallah kelak pada hari kiamat kita akan mendapatkan kemulian dari Allah SWT,” ungkap Syekh Jaber.

Menurutnya banyak cara atau metode yang dapat digunakan dalam menghapal Al-Quran. Salah satunya metode khusus yang didapatkan sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.

“Dan pada hari ini saya akan membagikan cara termudah dalam menghafal Al-Quran adalah dengan membacanya pada malam-malam di saat mendirikan salat, terutama salat Tahajud sebanyak 1 lembar sampai dengan 2 lembar,” terang Syekh Jaber sebelum mengakhiri ceramah.

Setelah menyampaikan ceramah, Syekh Jaber beserta rombongan kembali mendapat jamuan di ruang Pimpinan Pondok Darul hijrah dan juga dihadiri oleh KH Drs Nasrul Mahmudi serta dewan asatidz lainnya yang diakhiri dengan sesi foto Bersama.

Sebelumnya Pimpinan Pondok Darul Hijrah, KH Zarkasy Hasbi Lc mengucapkan terima kasih kepada Syekh atas kedatangannya. Sejak awal KH Zarkasyi juga mengingatkan kepada seluruh santri untuk menyimak dan memperhatikan dari penyampaian ceramah yang disampaikan.

“Karena akan banyak ilmu bagi kita dalam penting nya mempelajari Al-Quran,” tegas KH Zarkasyi.

Baca Juga: Gerakan 5 Menit Baca Al-Quran Sebelum Kerja di HSS Sukses

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin