apahabar.com
Revitalisasi PLB RI-Malaysia Di Badau Kalbar Suasana proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara Republik Indonesia - Malaysia di Kecamatan Nanga Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (22/6/2016). Revitalisasi kawasan perbatasan RI - Malaysia tersebut meliputi pembangunan pos terpadu (Imigrasi, Bea Cukai, Satgas Pamtas, Karantina Hewan dan Ternak), pembangunan jalur perbatasan, serta pembangunan jalan nasional yang menghubungkan Nanga Badau - Putussibau - Pontianak. Foto-Antara

apahabar.com, KAPUAS – Pembangunan ruas jalan Nanga Badau-Puring Kencana, daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) ditarget selesai 2021.

“Jalan Nanga Badau-Puring Kencana sepanjang 25 kilometer akan dikerjakan tahun ini dengan target penyelesaian tahun 2021,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Hari ini, Jumat (14/2), Basuki melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Silat Hulu, Kapuas Hulu.

Untuk pekerja ruas jalan tersebut saat ini sudah dilelang. Oleh karena itu ditargetkan tahun ini juga akan segera mulai dikerjakan.

Menurut dia, pembangunan Indonesia dari perbatasan terus dilakukan seperti pengerjaan 11 PLBN termasuk yang ada di Jagoi Babang dan Sungai Kelik yang mulai di kerjakan tahun ini dapat memperlancar perekonomaian di perbatasan.

“Pemerintah terus membangun semoga apa yang pemerintah bangun tersebut benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Basuki.

Ruas jalan Nanga Badau-Puring Kencana merupakan daerah perbatasan Indonesia – Malaysia yang berada paling ujung Utara di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

Baca Juga: Dibangun Tahun Ini, Investasi Jalan Tol Samarinda-Bontang Rp 11 T

Editor: Fariz Fadhillah