apahabar.com
Napak Tilas menyusuri jejak perjuangan Hasanuddin HM dan Eskponen 66 di Jalan Lambung Mangkurat, Sabtu (15/2) pagi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat berencana membangun monumen bagi dua tokoh pahlawan ampera, Hasan Basry dan Hasanuddin HM.

Monumen ini sebagai bentuk mengenang para pahlawan yang berjasa dalam sejarah kemerdekaan di Kalimantan Selatan.

“Jadi semacam diorama, ada foto dua pahlawan tadi. Bukan patung, karena akan kontroversial,” ucap Rektor ULM, Sutarto Hadi saat ditemui dalam kegiatan Napak Tilas menyusuri jejak perjuangan Hasanuddin HM dan Eskponen 66 di Jalan Lambung Mangkurat, Sabtu (15/2) pagi.

Gagasan yang dicanangkan pertama oleh tokoh pers ternama, Gusti Pangeran Rusdi Effendi ini bertujuan untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan itu.

Hadi menambahkan, pembuatan patung akan sulit dilaksanakan di Kalsel yang terkenal akan masyarakat religiusnya. Sebagai gantinya, diorama akan didesain dengan taman dan rumah adat Banjar.

“Jadi setiap kita mengadakan peringatan, kita bisa kembali melihat. Anak muda juga perlu tahu bahwa ada pahlawan nasional dari ULM,” sebut dia.

Gerakan napak tilas dinilainya relevan dengan masyarakat Kalsel di tengah kondisi perekonomian dan persaingan antar bangsa saat ini.

“Saya kira memang kita selalu menggelorakan semangat Hasanuddin HM terutama kepada generasi muda, khususnya bagi mahasiswa ULM,” imbuhnya

Kegiatan Napak Tilas juga dihadiri oleh orang nomor satu di Kalsel yaitu Gubernur Sahbirin Noor. Paman Birin, begitu dia kerap disapa, mengatakan sejarah tidak boleh dilupakan oleh generasi muda.

“Ini adalah sejarah yang tidak bisa dihapuskan dari banua kita tercinta,” tuturnya

Dia menyebut, Kalsel adalah banuanya para pejuang. Ini dibuktikan dengan adanya makam pahlawan hampir di setiap kabupaten/kota di Kalsel.

“Banua kita adalah banua yang rakyatnya pejuang. Itu harus kita warisi di era ini,” pesan dia.

Baca Juga: ULM Tuan Rumah, Forum WR II se-Indonesia Soroti Isu Keuangan dan Kepegawaian

Baca Juga: Kunjugi FKG ULM, Bang Dhin Temukan Ruang Perkuliahan Sempit

Reporter : Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin