BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

UMKM Menuju Pasar Digital

- Apahabar.com Rabu, 5 Februari 2020 - 05:00 WIB

UMKM Menuju Pasar Digital

Ilustrasi. Foto-SINDOnews

apahabar.com, DENPASAR – Sekarang sudah era digital, UMKM pun wajib mengikuti perkembangan zaman. Atas dasar itu lah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memanfaatkan teknologi digital.

“Kami mengajak para UMKM untuk memanfaatkan pasar digital (e-commerce), karena dengan pemasaran tersebut jauh lebih efektif untuk bisa menembus pasar dunia,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim, Kemkominfo Septriana Tangkary di sela acara DigiTalk “Pasar Digital Lokal Raih Peluang” di Denpasar.

Ia menjelaskan UMKM saat ini yang sudah masuk pasar ekonomi digital lebih dari 18 persen. Sedangkan 37 persen dari 60 persen tersebut masih menggunakan media sosial, seperti WhatsApp group, Facebook dan lainnya.

“Pasar digital cukup berpeluang besar di tengah kemajuan ilmu dan teknologi secara global. Bahkan untuk membuat toko digital sangat mudah persyaratannya. Saat ini pemerintah telah memiliki program itu,” ujarnya.

Septriana mengatakan melalui program pemerintah delapan juta UMKM, diharapkan produk-produk lokal mampu menembus pasar internasional.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan UMKM di Denpasar memiliki peluang besar untuk dipasarkan lewat pasar online (e-commerce). Karena itu para UMKM harus terus berbenah dan mampu bergabung dalam pasar online.

“Tantangan bagi UMKM di Denpasar adalah bagaimana mampu menembus pasar online itu. Caranya para UMKM mampu bergabung dalam jaringan pasar online,” katanya.

Wali Kota Rai Mantra lebih lanjut mengatakan UMKM di Denpasar dari pengamatan sudah cukup banyak terdaftar atau masuk pasar online. Bahkan ada makanan produk lokal dan tempatnya masuk gang, bisa dipesan lewat aplikasi “online”.

“Artinya UMKM di Denpasar sudah banyak memasarkan produknya lewat online. Saya harapkan UMKM yang belum masuk ke pasar berjaringan untuk segera bisa bergabung kesana. Dengan harapan UMKM Denpasar mampu menembus pasar internasional. Ini sebuah tantangan besar dalam memasarkan produk. Jika tidak mengikuti perkembangan IT dalam memasarkan produk maka akan tertinggal,” katanya. (rep)

Baca Juga: Akselerasi Negeri, Telkomsel Kembali Dukung Cap Go Meh Singkawang 2020

Baca Juga: Desember 2019, Ekspor Kaltim Naik 7,12 persen

Baca Juga: Setoran Haji di Bank Kalsel Syariah Melonjak Drastis, Tembus Rp15,6 M

Baca Juga: Hipmi Siap Lahirkan Sentra Ekonomi Desa

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kebijakan Minyak Goreng Curah Ancam Produsen UMKM
apahabar.com

Ekbis

Tiru Jakarta, Kaltim Andalkan Elektronik Retribusi
apahabar.com

Ekbis

Jarang Gunakan Uang Koin Bikin Inflasi, Kok Bisa?
apahabar.com

Ekbis

Hasil Positif Vaksin Corona Picu Melonjaknya Harga Minyak Dunia
apahabar.com

Ekbis

Tampil Maskulin, Yamaha Scorpio Z 2008 Modif Bratstyle
apahabar.com

Ekbis

Menguat di Pagi, Rupiah Berpotensi Tertekan karena Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Raup Belasan Juta dari Perpaduan Jeans dan Kain Etnik Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Optimisme Terhadap Stimulus AS, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com