Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel

UMKM Menuju Pasar Digital

- Apahabar.com Rabu, 5 Februari 2020 - 05:00 WIB

UMKM Menuju Pasar Digital

Ilustrasi. Foto-SINDOnews

apahabar.com, DENPASAR – Sekarang sudah era digital, UMKM pun wajib mengikuti perkembangan zaman. Atas dasar itu lah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memanfaatkan teknologi digital.

“Kami mengajak para UMKM untuk memanfaatkan pasar digital (e-commerce), karena dengan pemasaran tersebut jauh lebih efektif untuk bisa menembus pasar dunia,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim, Kemkominfo Septriana Tangkary di sela acara DigiTalk “Pasar Digital Lokal Raih Peluang” di Denpasar.

Ia menjelaskan UMKM saat ini yang sudah masuk pasar ekonomi digital lebih dari 18 persen. Sedangkan 37 persen dari 60 persen tersebut masih menggunakan media sosial, seperti WhatsApp group, Facebook dan lainnya.

“Pasar digital cukup berpeluang besar di tengah kemajuan ilmu dan teknologi secara global. Bahkan untuk membuat toko digital sangat mudah persyaratannya. Saat ini pemerintah telah memiliki program itu,” ujarnya.

Septriana mengatakan melalui program pemerintah delapan juta UMKM, diharapkan produk-produk lokal mampu menembus pasar internasional.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan UMKM di Denpasar memiliki peluang besar untuk dipasarkan lewat pasar online (e-commerce). Karena itu para UMKM harus terus berbenah dan mampu bergabung dalam pasar online.

“Tantangan bagi UMKM di Denpasar adalah bagaimana mampu menembus pasar online itu. Caranya para UMKM mampu bergabung dalam jaringan pasar online,” katanya.

Wali Kota Rai Mantra lebih lanjut mengatakan UMKM di Denpasar dari pengamatan sudah cukup banyak terdaftar atau masuk pasar online. Bahkan ada makanan produk lokal dan tempatnya masuk gang, bisa dipesan lewat aplikasi “online”.

“Artinya UMKM di Denpasar sudah banyak memasarkan produknya lewat online. Saya harapkan UMKM yang belum masuk ke pasar berjaringan untuk segera bisa bergabung kesana. Dengan harapan UMKM Denpasar mampu menembus pasar internasional. Ini sebuah tantangan besar dalam memasarkan produk. Jika tidak mengikuti perkembangan IT dalam memasarkan produk maka akan tertinggal,” katanya. (rep)

Baca Juga: Akselerasi Negeri, Telkomsel Kembali Dukung Cap Go Meh Singkawang 2020

Baca Juga: Desember 2019, Ekspor Kaltim Naik 7,12 persen

Baca Juga: Setoran Haji di Bank Kalsel Syariah Melonjak Drastis, Tembus Rp15,6 M

Baca Juga: Hipmi Siap Lahirkan Sentra Ekonomi Desa

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Gas Turun, Pupuk Indonesia Apresiasi Kementerian ESDM
apahabar.com

Ekbis

Tiga Program BI Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Dibuka Melemah Jadi Rp 14.078 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Perdagangan Sesi Awal, IHSG Bergerak Dua Arah
Bank Penyedia Pendanaan Dampak Covid-19 Dapat Intensif

Ekbis

Bank Penyedia Pendanaan Dampak Covid-19 Dapat Intensif
apahabar.com

Ekbis

Bursa Saham Asia Menguat, IHSG Awal Pekan Ikut Naik
apahabar.com

Ekbis

Lawan Covid-19, ADB Setujui Hibah 3 Juta Dolar untuk Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Anjlok Terseret Potensi Pencabutan Sanksi AS Atas Iran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com