Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng




Home Ekbis

Jumat, 28 Februari 2020 - 12:11 WIB

Umrah Distop, Puluhan Jemaah Kalsel Terancam Gagal Berangkat

Nisa Tamyis - Apahabar.com

Kanwil Kemenag Kalsel menyebut banyak jemaah yang memutus jadwal booking umrah mereka seiring kebijakan Saudi menangguhkan kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya. Foto-Dok.apahabar.com

Kanwil Kemenag Kalsel menyebut banyak jemaah yang memutus jadwal booking umrah mereka seiring kebijakan Saudi menangguhkan kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Per Rabu kemarin, Pemerintah Arab Saudi menangguhkan kedatangan jemaah dari luar negaranya, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu sebagai salah satu siasat supaya virus corona tidak menyebar di negara kerajaan itu.

Pantauan apahabar.com, sejumlah tour travel umrah di Kalimantan Selatan pun terkena imbasnya.

Travel Umrah Kaltrabu misalnya. Mereka berharap larangan Pemerintah Arab Saudi ini bisa segera berakhir. Apalagi sampai Ramadan atau lebaran.

“Momen-momen inilah jemaah biasanya membeludak,” jelas Muhammad Arifudin Manager Operasional Umrah dan Haji, Travel Haji dan Umroh Kaltrabu kepada apahabar.com Kamis (27/2).

Kaltrabu masih menunggu informasi penyedia layanan umrah di Saudi. “Nanti kalau ada keputusan secara resmi akan disosialisasikan pada jemaah yang akan berangkat,” ujar dia.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan untuk menunda atau tetap melanjutkan penerbangan karena belum mendapat informasi dari petugas travel di Saudi.

Baca juga :  Puluhan Pengendara Terjaring Razia Satlantas Polres Banjarmasin

Padahal di awal Maret nanti, pihaknya akan memberangkatkan 55 orang jemaah umrah asal Kalsel.

“Ini berdampak juga pada calon jemaah Kami. Kami memang ada keberangkatan terdekat itu tanggal 3 Maret. Sebanyak 55 orang cuman belum kami sosialisasikan,” Sambungnya.

Sosialisasi sendiri baru akan disampaikan saat Manasik Umrah Sabtu esok, dan sudah mendapat informasi jelas dari pengelola travel di Arab.

Senada, Pemilik Travel Haji dan Umrah Wahyu Titian Insani Saridi Salimin menilai kebijakan pemerintah Saudi itu telah merugikan banyak travel umrah.

“Kalau penerbangan kemungkinan bisa kita atur ulang jadwalnya, akan tetapi kalau untuk hotel di Makkah dan Madinah, kemungkinan besar tidak bisa diatur ulang karena kebijakan,” kata H Saridi Salimin.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalsel meminta para penyelenggara umrah untuk tidak nekat menerbangkan jemaah dulu.

Baca juga :  Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Suplai Air Akan Kembali Normal Tiga Hari

“Bukan hanya Kalsel, tetapi semua jadi jangan coba coba memberangkatkan karena keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi,” ujar Kanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi dihubungi apahabar.com, Kamis (27/2).

Fahmi mengimbau jemaah untuk bersabar dan lebih memilih sementara menetap di Banua -sebutan Kalsel- sampai penangguhan kedatangan dicabut Arab Saudi.

Fahmi sendiri belum menerima informasi sampai kapan kebijakan resmi Pemerintah Arab Saudi ini berlangsung.

“Kita berharap kepada seluruh penyelenggara umrah untuk menyampaikan ke jemaah umrahnya di Kalsel baik yang sudah memiliki visa untuk bisa bersabar,” pungkasnya.

Baca Juga: Saudi Stop Umrah, Kemenag Turunkan Petugas di Bandara

Baca Juga: Alasan Arab Saudi Stop Kedatangan Jemaah Umrah

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

XL Axiata Luncurkan Fitur ‘XTRA UNLIMITED TURBO’
apahabar.com

Ekbis

Bos Inalum: Tak Perlu Khawatir Larangan Ekspor Nikel!
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Diduga Memicu Anjloknya Tamu Asing dan Ekspor Kalsel ke Tiongkok
apahabar.com

Ekbis

BPH Migas Dukung Penurunan Harga Gas Industri
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,57 Persen, Banjarmasin Paling Rendah
apahabar.com

Ekbis

Mendagri Minta Tambahan Anggaran Blanko e-KTP, Ini Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Keputusan MA Pengaruhi Keberlanjutan BPJS Kesehatan
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Wabah Covid-19, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif