Fakta Terbaru Rombongan Moge di Jembatan Sungai Alalak, Ternyata Diduga Dikawal Polisi Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru BREAKING! KPK Periksa 11 Nama, Salah Satunya Bupati HSU Abdul Wahid OTT Amuntai, dan Nasib Proyek DIR Banjang Kini

Virus Corona Mengganas, Rupiah Awal Pekan Melemah

- Apahabar.com     Senin, 10 Februari 2020 - 11:16 WITA

Virus Corona Mengganas, Rupiah Awal Pekan Melemah

Ilustrasi Uang dolar/Rupiah. Foto-Tempo/Imam Sukamto

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada awal pekan melemah dibayangi sentimen wabah Virus Corona yang terus mengganas.

Pada Senin pagi pukul 10.36 WIB, rupiah bergerak melemah 41 poin atau 0,3 persen menjadi Rp13.716 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.675 per dolar AS.

Kepala Riset Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin (10/02), mengatakan, pasar kembali ditutup kompak negatif mengkawatirkan penyebaran virus korona pada akhir pekan lalu.

“Pasar saham global kompak ditutup turun pada akhir perdagangan minggu lalu, begitupun harga minyak mentah. Investor kembali mengkawatirkan Virus Corona yang jumlah korban meninggalnya mencapai 901orang, sudah melebihi korban meninggal pada saat wabah SARS yang mencapai 774 orang,” ujar Lana.

Sebelumnya, sentimen sudah positif ketika jumlah yang pulih melebihi yang meninggal. Sementara para ahli memperkirakan penyebaran ini hampir mencapai puncaknya.

Penyebaran virus tersebut juga sudah mencapai Singapura yang dideteksi telah ada korban meninggal.

“Pemerintah China berencana menetapkan dana bantuan senilai 10 miliar dolar AS untuk mengatasi penyebaran virus ini, yang kemungkinan bisa menjadi sentimen positif investor,” kata Lana.

Pagi ini, mata uang kuat Asia, yen dan dolar Hong Kong menguat terhadap dolar AS, namun rupiah kemungkinan masih berlanjut melemah secara teknikal.

Lana memperkirakan rupiah pada hari ini bergerak di kisaran Rp13.680 per dolar AS hingga Rp13.700 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp13.708 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.647 per dolar AS.(Ant)

Baca Juga: Biar Tak Boros, Mau Tau Caranya?

Baca Juga: Indonesia-Australia Seirama Perkuat Transportasi Udara

Baca Juga: 8.823 MW Pembangkit Listrik Beroperasi 2020

Baca Juga: Wabah Corona, Kawasan Ekonomi China Jadi Sepi

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tsunami Selat Sunda: Pertamina Siapkan Jalur Alternatif Salurkan BBM-LPG ke Lampung
Batu Bara

Ekbis

Harga Batu Bara China Drop, Batu Bara Australia Melandai
HIPMI Tapin

Ekbis

HIPMI Tapin: Vaksinasi Covid-19 Picu Iklim Investasi Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Perkuat Ekonomi, Garuda Beri Diskon 50 Persen Bagi 65 Ribu Kursi
apahabar.com

Ekbis

Ketika Kaltara Memacu Pembangunan via Transportasi Udara
Harga Emas

Ekbis

Terseret Ketidakpastian Tapering Fed, Harga Emas Turun 7,9 Dolar AS
Harga Minyak Turun

Ekbis

Jelang Pertemuan OPEC+, Harga Minyak Turun
apahabar.com

Ekbis

Tenang, Pertamina Jamin Elpiji 3 Kg di Kalimantan Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com