Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Warga Riau Keturunan Banjar Pulang Kampung, Hadiri Haul Guru Sekumpul

- Apahabar.com Jumat, 28 Februari 2020 - 21:38 WIB

Warga Riau Keturunan Banjar Pulang Kampung, Hadiri Haul Guru Sekumpul

Rombongan asal Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau memastikan diri hadir pada haul Abah Guru Sekumpul ke 15. Foto-Ig @banjarmasinberkah

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak hanya masyarakat Kalimantan Selatan yang menyambut suka cita pelaksanaan Haul ke 15 ulama kharismatik KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul, ada banyak warga dari luar pulau hingga luar negeri yang turut datang dalam peringatan tahunan tersebut.

Jemaah dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan menyemarakkan pelaksanan haul. Salah satunya keturunan urang Banjar di Provinsi Riau atau tepatnya Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Rombongan berjumlah 19 orang ini sudah mendarat di Sekumpul, Martapura sejak kemarin siang, Kamis (27/2). Transit dari Surabaya, rombongan dipimpin KH Nasyani yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir terbang ke Kalsel untuk memastikan diri hadir di peringatan haul Abah Guru Sekumpul.

“Jemaah dari luar daerah sudah mulai berangkat ke Martapura untuk menghadiri haul Abah Guru Sekumpul. Mari sama-sama kita doakanĀ  para jemaah selamat sampai tujuan dan pulang ke kampung masing-masing dengan selamat juga,” tulis akun instagram @banjarmasinberkah yang menginformasikan kedatangan para rombongan Tembilahan datang ke Martapura melalui akunnya.

Kecamatan Tembilahan, Provinsi Riau sendiri cukup dikenal di Bumi Lambung Mangkurat, pasalnya masyarakat di Tembilahan banyak keturunan ‘Urang Banjar’.

Suasana Banjar sangat kental di daerah tersebut. Bahkan, ulama besarnya Syekh Abdurrahman Shiddiq atau yang bergelar Datu Sapat adalah seorang ulama keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Selain itu, bahasa komunikasi masyarakatnya pun menggunakan bahasa Banjar seperti halnya di tanah Banjar. Tembilahan menjadi kampung orang Banjar yang ada di Provinsi Riau meski masyarakatnya banyak mengaku belum pernah ke Banjarmasin, Kalsel.

Kali ini pada haul Abah Guru Sekumpul, rombongan masyarakat Tembilahan berjumlah 19 orang seakan pulang kampung ke tanah leluhurnya.

“Buhan Inhil di sana mayoritas kula Banjar berataan (Orang Inhil di sana mayoritas keluarga Banjar semua) ” komentar nyaman_olshop di akun @banjarmasinberkah, mengungkapkan orang Tembilahan adalah juga orang Banjar.

Baca Juga: PIL, Korban Suami Mengamuk di Pelaihari Lolos dari Maut

Baca Juga: Visa Ditangguhkan, Ratusan Jemaah di Kalsel Batal Umrah!

Baca Juga: Tubruk Truk Tronton, Warga Anjir Meregang Nyawa

Baca Juga: 35 Rest Area di Tala Siap Tampung Jemaah Haul Guru Sekumpul yang Melintas

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sekarang, Warga Paramasan Sudah Bisa Gunakan Telepon Seluler
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan HUT Bhayangkara, Polda Kalsel Gelar Lomba di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Yakin PKN GNRM Mempengaruhi Pariwisata Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Mengorek Keberhasilan Kota Batu dan Malang Tingkatkan Kualitas Guru
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Pilkada 2020, Kapolresta Banjarmasin Minta Personel Bersiap
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Ajak Masyarakat Jaga Kesucian Bulan Ramadan
Pertama di Indonesia, Dua Pemuda Tapin Bobol ATM Pakai Air

Kalsel

Pertama di Indonesia, Dua Pemuda Tapin Bobol ATM Pakai Air
apahabar.com

Kalsel

Uji Nasionalisme, Polisi di Banjarmasin Kibarkan Bendera di Tengah Jalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com