Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

WNI yang Dievakuasi dari Wuhan Akan Dikarantina di Pangkalan Milter Natuna

- Apahabar.com Sabtu, 1 Februari 2020 - 16:43 WIB

WNI yang Dievakuasi dari Wuhan Akan Dikarantina di Pangkalan Milter Natuna

Awak kabin mengenakan baju steril dalam persiapan akhir penerbangan pesawat Batik Air untuk menjemput warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten, Sabtu (01/02). WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan dikarantina di Kepulauan Natuna. Foto-Antara/Muhammad Iqbal/hp.

apahabar.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa 245 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Kota Wuhan, China, akan dikarantina di rumah sakit di pangkalan militer yang ada di wilayah Natuna, Kepulauan Riau.

“TNI mendukung proses pemulangan warga Indonesia dari Wuhan menuju Indonesia dengan memberikan sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan yang dijalankan pemerintah,” kata Panglima TNI saat melepas Tim Evakuasi WNI dari Provinsi Hubei di China di Terminal I Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (01/02).

Sebagaimana dikutip dari siaran pers TNI, ia menjelaskan bahwa pangkalan militer di Natuna dipilih sebagai lokasi karantina WNI yang dievakuasi dari Wuhan karena berada jauh dari permukiman penduduk, sekitar lima sampai enam kilometer dari permukiman warga.

Pangkalan militer juga memiliki fasilitas rumah sakit dengan dokter-dokter dari TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.

Selain itu, pangkalan militer di Natuna memiliki landas pacu yang berdekatan dengan ruang isolasi dan dermaga.

“Nanti setelah saudara-saudara kita yang turun dari pesawat langsung dapat segera masuk ke tempat isolasi yang bisa menampung sampai dengan 300 orang dengan fasilitas lengkap,” katanya dalam siaran pers TNI.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu menambahkan, proses pemindahan WNI dari Wuhan ke Indonesia terus dipantau sejak keberangkatan, selama penerbangan hingga pesawat mendarat di Tanah Air.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan bahwa WNI yang dievakuasi dari Wuhan dalam keadaan sehat, tidak terpapar virus corona.

“Di Wuhan sudah dilakukan monitoring bahwa yang dijemput adalah yang sehat,” katanya.

Ia juga berpesan kepada tim evakuasi yang terdiri atas 42 petugas dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, TNI, dan maskapai Batik Air agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan terkait pemindahan WNI dari Wuhan.(Ant)

Baca Juga: Jokowi Putuskan Evakuasi WNI dari Wuhan Sore Ini

Baca Juga: Jokowi: Pemerintah Upayakan Perlindungan Bagi WNI di Wuhan

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Kematian Akibat Corona di China Capai 490 Jiwa
apahabar.com

Nasional

Demi Siram Toilet, Pelajar di Flores Rela Pikul Air 5 Km
apahabar.com

Nasional

Sukses di New York, Sasirangan Kalsel Bakal Debut di Mercedes-Benz Fashion Week 2020 di Rusia
Disengat Ratusan Lebah, Kakek Berusia 70 Tewas

Nasional

Disengat Ratusan Lebah, Kakek Berusia 70 Tewas
apahabar.com

Nasional

Ini Besaran Gaji PNS Setelah Resmi Dinaikan Jokowi
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 790 Positif, 58 Meninggal, 31 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Dukungan Kaltim Jadi Ibu Kota Bertambah
apahabar.com

Nasional

Ada yang Sebar Hoax Gelombang Besar Hantam Sabang Aceh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com