ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Jumat, 14 Februari 2020 - 14:40 WIB

WNI yang Diobservasi di Natuna Akan Dilepas Warga

Redaksi - apahabar.com

Dua warga sedang bercengkrama di Desa Pering, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2), sehari sebelum pemulangan WNI yang diobservasi kesehatannya di daerah itu setelah dijemput dari Wuhan, China. Foto- Antara/Kuntum Riswan

Dua warga sedang bercengkrama di Desa Pering, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2), sehari sebelum pemulangan WNI yang diobservasi kesehatannya di daerah itu setelah dijemput dari Wuhan, China. Foto- Antara/Kuntum Riswan

apahabar.com, NATUNA – Warga di Desa Penagi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akan turut melepas kepulangan 285 WNI.

Mereka telah selesai menjalani observasi kesehatan selama 14 hari setelah dijemput dari Wuhan, China.

“Ini mungkin warga Penagi mau mengucapkan selamat tinggal ke mereka yang selama ini karantina. Mungkin besok kita ke sekitaran bandara,”ujar Yohanes Suprianto, Kepala RT di desa Kota Tua Penagi kepada Antara di Natuna, Kepulauan Riau.

Suprianto juga turut mendoakan agar 285 WNI yang telah menjalani diobservasi itu selalu dalam kondisi sehat dan selamat dalam perjalanan berkumpul kembali dengan keluarga.

“Jaga kesehatan dan berkumpul kembali bersama keluarga di rumah,” kata Yohanes.

Selain itu, pria yang rumahnya berseberangan langsung dengan pintu masuk menuju Lanud Raden Sadjad yang berjarak sekitar 1,3 km itu, menegaskan bahwa tidak ada warganya yang sakit.

Namun, tidak lengkapnya informasi dan kurangnya sosialisasi menjadi pemicu terjadinya demo ketika warga yang dijemput dari Wuhan itu dibawa ke Natuna untuk menjalani observasi kesehatan.

Baca juga :  Hadi Pranoto Gugat Muannas Rp150 Triliun, Berikut Rinciannya

“Sampai sekarang aman-aman saja, sehat semua. Kita bukan masalah jarak, sebelumnya karena tidak ada sosiliasasi dan hanya dapat informasi dari tv dan internet. Ada ketakutan apalagi lihat tim yang menjemput pakai baju astronot, kru pesawat juga, dari situ timbul ketakutan,” kata dia

“29 KK mengungsi atau sekitar 30 persen warga pindah. Tapi pada Rabu Kamis sudah mulai kembali bahkan mulai jualan. Kondisinya juga ada yang sudah tidak menggunakan masker. Informasi yang didapat sudah banyak dan tingkat kepercayaan warga meningkat, lihat di tv juga kan semua yang di hanggar itu sehat semua,” lanjutnya menceritakan.

Kondisi warga di desa Penagi yang sehat juga disampaikan oleh warga lainnya, Darmisah.

“Saya pernah ditanya sama tv lain, katanya ibu ingin menyampaikan apa mungkin obat apa. Tapi saya jawab, emang mas lihat ada yang sakit? Ga ada kan,” kata Darmisah sambil tertawa.

Baca juga :  2 Petani di Poso Diduga Disandera MIT, 1 Ditemukan Tewas

Menurut dia, warga Penagi sebenarnya tidak menolak dijadikan lokasi observasi namun kurangnya sosialisasi dan informasi membuat warga panik.

“Tidak dijelaskan apakah rumah harus dikosongkan apa bagaimana, kalau buat masalah observasi gak masalah. Karena mendadak itu aja,” ujar Darmisah.

Darmisah juga berharap agar proses pemulangan WNI ke daerah masing-masing berjalan lancar dan tidak masalah jika nantinya para WNI tersebut akan berkeliling Natuna sebelum lepas landas ke Halim Perdanakusuma.

Menkes, Menko PMK, Kepala BNPB akan melepas keberangkatan WNI dari Lanud Raden Sadjad pada Sabtu esok. (Ant)

Baca Juga: Polisi Soal ABK Kotabaru Negatif Corona: Diobservasi 3 Hari

Baca Juga: Senator Kalsel Tolak ABK Terindikasi Corona Dirawat di RSUD Ulin

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Puji Inovasi Anak Bangsa Lawan Covid-19
apahabar.com

Nasional

TNI AU Siapkan 3 Pesawat Antar WNI dari Wuhan ke Natuna
apahabar.com

Nasional

Lingkar Berbahaya Anak Krakatau Diperluas Lima Kilometer
apahabar.com

Nasional

Wamena Berangsur Kondusif, Warga Mulai Kembali ke Rumah
apahabar.com

Nasional

Kala Puluhan Sinterklas ‘Turun’ dari Langit Jayapura
apahabar.com

Nasional

Demi Pemerataan Ekonomi, Hipmi Kirim 100 Nama Konglomerat Baru ke Jokowi
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Tembak Mati 2 Terduga Teroris di Bekasi, 2 Orang Kabur
apahabar.com

Nasional

Resmi Jadi WNI, Syekh Ali Jaber: I Love Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com