Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah! Dikejar Polisi, ASN Buang Sabu dari Jendela Mobil di Banjarmasin Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, 2 Sekolah Hentikan Pembelajaran Tatap Muka BREAKING NEWS! Kabar Duka, Ananda Suami Mama Lita MasterChef Meninggal Dunia Geger Buaya Pemangsa Petambak di Kotabaru Muncul ke Permukaan

Wow, Ini Pendapatan Youtube dari Iklan Sepanjang 2019

- Apahabar.com Sabtu, 8 Februari 2020 - 09:26 WIB

Wow, Ini Pendapatan Youtube dari Iklan Sepanjang 2019

Ilustrasi Yotube. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Google Alphabet, perusahaan induk Youtube, merilis pendapatan yang didapat dari iklan sepanjang 2019. Pengumuman ini dikabarkan sekaligus mengakhiri kebijakan laporan keuangan Youtube yang bersifat tertutup sejak diakuisisi google 2006 silam.

Meski hanya pendapat iklan Youtube hanya menyumbang 9 persen dari total pendapatan perusahaan, namun angkanya jika dikonversi ke rupiah, maka sangat banyak.

Seperti dikutip dari cnnindonesia, pendapatan Youtube dari iklan sebesar US$15 miliar atau sekitar Rp205,7 triliun. Jumlah ini menyumbang 9 persen dari total pendapatan Google Alphabet sebesar US$162 miliar.

Angka pendapatan US$15 miliar membuat YouTube lebih besar dari konglomerat media Viacom dengan nilai valuasi terakhir pada US$12 miliar.

Nilai itu juga menandakan lebih dari 20 persen dari US$70 miliar yang masuk ke pengeluaran iklan di televisi Amerika Serikat pada 2019.

Meski begitu, angka tersebut membuat pendapatan iklan YouTube hanya seperlima dari pendapatan iklan Facebook. Namun enam kali lipat lebih besar dari iklan Twitch, platform video streaming milik Amazon.

CEO Google, Sundar Pichai mengatakan YouTube telah memperoleh US$5 miliar atau sekitar Rp68,8 triliun pada kuartal keempat 2019 dari pendapatan iklan.

Google mengatakan YouTube memiliki lebih dari 20 juta pelanggan di seluruh penawaran Premium (YouTube bebas iklan) dan Music Premium, serta lebih dari 2 juta pelanggan untuk layanan TV berbayarnya.

Alphabet mengatakan pendapatan dari produk-produk tersebut digabungkan ke dalam kategori “lain”, yang menghasilkan US$ 5,3 miliar pada kuartal terakhir 2019.

Google Search menghasilkan US$98,1 miliar pada 2019, perusahaan, hanya tumbuh 15 persen 2018. YouTube, di sisi lain, tumbuh dari US$ 11,2 miliar pada 2018, menjadi US$15,15 miliar pada 2019, melonjak 36,5 persen.(cnni)

Baca Juga: Susul Google, Apple Pun Tutup Sejumlah Kantor di China

Baca Juga: Indosat Luncurkan Asisten Google, Cara Baru Cari Informasi Lewat Telepon Gratis

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ramadan, Penghuni Kamar Tree Park Turun 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Ketegangan di Teluk, Picu Harga Minyak Naik di Perdagangan Asia
apahabar.com

Ekbis

Pejabat BI Blusukan Sosialiasikan QRIS di Antasari Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Baca! Daftar Bank yang Pangkas Bunga Kartu Kredit
apahabar.com

Ekbis

Tips Bisnis Kuliner Online Sederhana yang Menjanjikan
apahabar.com

Ekbis

Respons PSBB Total, Bank Mandiri Sesuaikan Operasional Cabang di Jakarta
apahabar.com

Ekbis

Corona Mewabah di Mexico, Pabrik Bir Bermerk Corona Dihentikan
apahabar.com

Ekbis

Ingin Kaya Sejak Muda, Intip Kiat Belajar Investasi ala Miliarder AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com