Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

51.455 Keluarga di Kalsel Bakal Kecipratan Bantuan Pangan Kemensos

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 15:06 WIB

51.455 Keluarga di Kalsel Bakal Kecipratan Bantuan Pangan Kemensos

Ilustrasi bantuan sosial. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kalimantan Selatan bakal menyalurkan bantuan sosial pangan periode 2020.

Bentuk bantuan diberikan dalam sistem non-tunai melalui rekening khusus kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Arahan Kementerian Sosial dari Maret hingga Agustus. Kalau dulu 110 ribu sekarang lebih tinggi menjadi 200 ribu per KPM,” ucap Kepala Dinsos Kalsel, Siti Nuriyani di sela Rapat Koordinasi persiapan penyaluran bansos pangan di Swissbel Hotel Borneo Banjarmasin, Rabu (11/3) siang.

Data dihimpun, sebanyak 151.455 KPM di wilayah Kalsel akan menerima bantuan tersebut. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan pangan sembako setiap bulannya.

“Sekarang lebih lengkap. Ada protein seperti daging ayam, sapi, ikan segar, juga sayur dan buah. Semua untuk masyarakat penerima manfaat,” ungkap dia.

Agar tepat sasaran, data juga akan terus diperbaharui dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Input data akan diambil dari seluruh kabupaten/kota.

“Karena ada perbaikan data, ada yang meninggal, pindah dan lainnya,” sebut dia.

Gubernur melalui Seketaris Daerah Kalsel, Abdul Haris Makkie membuka secara resmi rakor ini.

Dalam sambutannya Gubernur Sahbirin Noor menyambut baik komitmen kementerian dalam mengembangkan program bansos ini kepada masyarakat.

Terlebih komoditi pangan masih penyumbang terbesar dalam membentuk garis kemiskinan.

“Kita (Kalsel) masih ada penduduk miskin, itu menjadi tanggung jawab negara dan pemerintah daerah,” kata Haris kepada awak pers.

Penyaluran sembako ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bagi kepentingan umum.

Selain itu, dia juga berharap ada penguatan melalui edukasi atau keahlian kepada penerima manfaat.

“Waktu yang akan datang, mereka bukan lagi sebagai penerima manfaat. Tetapi mungkin dalam bentuk pekerjaan yang diberikan kepada masyarakat atau penduduk di sekitar mereka,” tutup Haris

Baca Juga: Polda Kalsel Blender 4,9 Kg Sabu Jaringan Lapas Teluk Dalam

Baca Juga: Dukung Konektivitas Infrastruktur Kalsel, Trakindo Luncurkan Motor Grader Terbaru Cat 120

Baca Juga: Lagi, Polda Kalsel Putus Jaringan Peredaran Sabu dari Malaysia

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

800 Ribu Lembar Masker Siap Disebar untuk Warga Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HUT Ke-70 Pemprov Kalsel, Siap-Siap Swab Massal Esok
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Antisipasi Jemaah Haul Sekumpul Terpisah Rombongan, BPBD Kalsel Bangun Posko Pusat Informasi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Perkuat Kearsipan, Dispersip Kalsel Sosialisasikan Perda 
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Optimalisasi Sektor Perikanan Dinilai Mampu Dongkrak Perekonomian Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Lomba Gerak Jalan Dispora Kalsel, Upaya Tumbuhkan Geliat Olahraga di Tengah Pandemi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Ke Kalsel, Tim Banggar DPR RI Soroti Program Dana Desa
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HUT Kalsel ke-70 dan Momentum Pembangunan Banua yang Lebih Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com