Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel

Alasan Karantina Wilayah Sulit Diberlakukan di Kotabaru

- Apahabar.com     Senin, 30 Maret 2020 - 22:30 WITA

Alasan Karantina Wilayah Sulit Diberlakukan di Kotabaru

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, dan Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, didampingi Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto, Kapolres AKBP Andi Adnan Syafruddin, Danlanal, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto, dan Sekda Said Akhmad saat jumpa pers di Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Meningkatnya jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kotabaru membuat banyak pihak meminta pemerintah daerah memberlakukan karantina wilayah.

Cara itu dinilai paling efektif, menekan angka, atau jumlah ODP di Kotabaru.

Namun demikian, yang menjadi persoalan, mampukah Kotabaru jika karantina wilayah itu diterapkan, dan apa dampaknya bagi masyarakat?

Menyikapi persoalan itu Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis angkat bicara. Ia menilai penerapan karantina wilayah untuk Kotabaru memerlukan banyak pertimbangan.

Sebab, menurut Syairi, kebutuhan sembako untuk masyarakat di Kotabaru dipasok dari luar daerah. Sehingga, apabila karantina wilayah diterapkan dipastikan sangat berdampak bagi masyarakat di Kotabaru.

“Intinya kalau soal karantina wilayah tidak bisa diberlakukan begitu saja di Kotabaru. Perlu pertimbangan yang cukup panjang. Karena yang terdampak langsung adalah masyarakat kita,” tutur Syairi saat jumpa pers Senin (30/3).

Sebelumnya Bupati Sayed Jafar mengemukakan untuk karantina wilayah di Kotabaru tidak diberlakukan. Namun, setiap jalur masuk, atau perbatasan akan diperketat guna pencegahan wabah Covid-19.

Selain itu, sebagai upaya menekan angka ODP, Kotabaru akan memberlakukan pembatasan bagi masyarakat yang akan bepergian keluar daerah.

“Intinya jalur laut, udara, dan darat tidak ditutup. Namun kita lakukan pembatasan. Setiap pintu masuk akan diperketat. Di sana ada safety pengamanannya,” pungkas bupati.

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Meninggal Kecelakaan Kerja, Jukir Dishub Kotabaru Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp167 Juta
Bupati Kotabaru Lantik Puluhan Wakil Rakyat di Desa

Pemkab Kotabaru

Bupati Kotabaru Lantik Puluhan Wakil Rakyat di Desa
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Gelar Baksos, Polisi di Kotabaru ‘Potong Burung’ Anak Yatim Piatu
KUD

Pemkab Kotabaru

Lagi, Koperasi Raksasa Kotabaru Sumbang Mesin Potong Rumput ke Sungai Kupang
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Soal Corona, Bupati Kotabaru Imbau Warganya Tak Panik Berlebihan
Bupati Sayed Jafar

Pemkab Kotabaru

Musim Hujan, Bupati Sayed Jafar Imbau Masyarakat Waspadai Banjir
Ketersediaan Oksigen

Pemkab Kotabaru

Kadinkes Pastikan Ketersediaan Oksigen di Kotabaru Aman
Sungai Durian

Pemkab Kotabaru

Bupati Kotabaru Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Manunggul Lama Sungai Durian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com